Warga Bogor Waspada, Jalan KH Sholeh Iskandar Kini Mencekam saat Malam

para pengguna jalan yang melintas ruas jalan KH Sholeh Iskandar Kota Bogor harus ekstra waspada hari sudah mulai gelap.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Kondisi Jalan Sholeh Iskandar (Sholis) Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor gelap gulita tanpa penerangan, Minggu (7/7/2024). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Warga Bogor nampaknya harus waspada saat melintas Jalan KH Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor saat hari sudah gelap.

Bukan tanpa alasan, ruas jalan utama ini kondisinya gelap gulita tanpa penerangan jalan.

Bahkan, suasana mencekam sangat terasa ketika melintas saat tengah malam.

Selain rawan kecelakaan hingga aksi kejahatan begal jalanan, ruas jalan ini juga kerap dijadikan lokasi tawuran saat malam hari.

Sehingga, para pengguna jalan yang melintas ruas jalan KH Sholeh Iskandar Kota Bogor harus ekstra waspada hari sudah mulai gelap.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Minggu (7/7/2024) malam, sepanjang jalan itu dari mulai dari underpass sholeh iskandar sampai ke simpang Lampu Merah Lotte Mart hingga arah Salabenda tampak gelap tanpa cahaya lampu PJU.

Baca juga: Duh! Bawa Pedang Diduga Mau Tawuran, 8 Remaja di Bogor Diciduk Polisi, Termuda Umur 14 Tahun

Lampu PJU yang terpasang dibawah jalan Tol BORR nampak tak berfungsi alias mati.

Cahaya di jalan ini hanya berasal dari lampu kendaraan roda empat maupun roda dua yang melintas.

“Kalau di daerah sini memang gelap kondisinya kan,” kata warga bernama Alvian (26) dijumpai di simpang Lampu Merah Lotte Mart.

Ia pun berharap pihak terkait segera memberikan penerangan di lokasi ini.

Sebab, ditakutkan olehnya, kejadian seperti begal dan aksi kejahatan lainnya bisa terjadi jik tetap dibiarkan gelap.

“Kalau udah sepi mah gelapnya banget. Ya minta dipasangi lampu aja. Kalau engga takut ada apa-apa disini,” tambahnya.

Enam orang pemuda ditangkap polisi di kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR), Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa (25/6/2024) malam tadi karena diduga hendak tawuran.
Enam orang pemuda ditangkap polisi di kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR), Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa (25/6/2024) malam tadi karena diduga hendak tawuran. (Istimewa)

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor Marse Hendra Saputra mengatakan, pihaknya sudah mengomunikasikan hal ini kepada pihak PT Marga Sarana Jabar (MSJ).

“Lampu Sholis ini masih kewenangan MSJ. Sudah 2 kali kami konfirmasi dan dilakukan pengecekan bersama dengan MSJ,” kata Marse dihubungi TribunnewsBogor.com.

Marse melanjutkan, MSJ akan melakukan pemeliharaan penerangan di kawasan ini bulan Juli ini.

“Kami berharap bisa segera diperbaiki,” tambahnya.

Pemeliharaan nantinya dengan memasangi lampu di beton jalan tol.

“Karena ini kontruksinya agak berbeda dengan tiang PJU umumnya. Kontruksinya ada di bawah tol sehingga membutuhkan teknis dan effort dalam perbaikan dan pemeliharaannya,” tandasnya.

Tawuran Pelajar

Belum lama ini aksi tawuran antar pelajar Kota Bogor pecah di Jalan KH Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Rabu (12/6/2024) dini hari lalu.

Satu orang pelajar meninggal dunia usai mengalami luka dalam aksi tawuran itu.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Luthfi Olot Gigantara membenarkan kejadian ini.

“Memang betul telah terjadi aksi (tawuran) di wilayah Tansa (Tanas Sareal),” kata Luthfi kepada TribunnewsBogor.com di Mako Polresta Bogor Kota, Rabu.

Pihaknya sudah mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam tawuran ini.

“Tujuh orang diamankan. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Untuk korban berasal dari dua sekolah yang terlibat tawuran.

“Untuk korban dari kedua kelompok ada, itu masih siswa sekolah dua-duanya. Ada yang meninggal dunia, ada luka berat, ada luka-luka yang lain, luka ringan juga ada,” jelasnya.

Satreskrim Polresta Bogor Kota belum menyebutkan pelaku utama yang membuat seorang pelajar tewas.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, beberapa orang sudah kita amankan, saat ini juga masih dilakukan pemeriksaan untuk menentukan siapa yang harus bertanggungjawab,” tandasnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved