Breaking News

Kasus Vina Cirebon

Lawan Pengacara Iptu Rudiana, Mega Widi Semprot Omong Kosong Pitra Soal Chat Vina: Mulut Dijaga

Lawan Pengacara Rudiana, Mega dan Widi Bungkam Omong Kosong Pitra Soal Teh Ayu: Mulut Dijaga

Tayang:
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Kolase TribunnewsBogor.com
Lawan Pengacara Rudiana, Mega dan Widi Bungkam Omong Kosong Pitra Soal Teh Ayu: Mulut Dijaga 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Akhirnya pihak Widia Sari dan Mega Lestari melawan pengacara Iptu Rudiana, Pitra Romadoni.

Pengacara Widi dan Mega, Muchtar Effendy bahkan menantang pengacara Iptu Rudiana imbas tuduhan terhadap kliennya.

Betapa tidak, Pitra Romadoni menuduh Widia Sari, Mega Lestari dan Vina memiliki pekerjaan negatif.

Tuduhan tersebut didasari hasil ekstrasi handphone Vina dalam kasus Cirebon 2016.

Hasil ekstrasi ada percakapan antara Vina dengan Mega dan Teh Ayu soal job malam.

"Ini bahaya lho ngejob apa malam-malam ? Ini harus didalami lagi jangan-jangan ada jangan-jangan malam-malam hari gitu lho," kata Pitra Romadoni.

Pitra Romadoni bahkan sampai meminta polisi memeriksa Mega Lestari dan Widia Sari untuk mendalami maksud chat soal job malam ini.

"Saya minta didalami kalau bisa polisi memanggil yang bersangkutan ini dan didalami percakapannya, saya mencurigai aja ada sesuatu," kata Pitra Romadoni.

Menanggapi tuduhan tersebut, pengacara Mega dan Widi, Muchtar Effendy melakukan perlawanan.

Muchtar langsung menyemprot pengacara Iptu Rudiana, Pitra Romadoni.

Muchtar Effendy, Pitra terlalu masuk ke dalam ranah pribadi Mega dan Widi.

"Yang menurut kami terlalu masuk ke ranah pribadi klien kami," kata Muchtar Effendy lewat akun TikTok.

Muchtar menegaskan agar Pitra Romadoni mempelajari dan memahami data soal kasus Vina Cirebon sebelum memberi pendapat.

"Sebelum kau cuap-cuap tentang peristiwa 2016 kau pelajari dulu kasusnya. berkas pesidangan tahun 2016, kau pelajari hasil ekstrasi percakapan HP Vina yang dilakukan Kepolisian," kata Muchtar Effendy.

Pasalnya Pitra Romadoni menganggap bahwa data tersebut bukan hasil ekstrasi dari handphone Vina.

Pitra menganggap data itu hasil ekstrasi dari handphone Mega Lestari dan Teh Ayu karena banyak nomor yang tertera.

Padahal kepolisian melakukan ekstrasi pada handphone Vina.

"Kau lihat tuh berkasnya HP siapa yang disita yang dijadiakn barang bukti di sidang 2016 jangan asal kau ngomong, kau gomong gak karuan, yang kau sikat hanya urusan pribadi saja," katanya.

Muchtar Effendy menekankan menjadi pengacara tak bisa asal bicara.

"Pengacara harus menggunakan otak dan akal pikiran bukan hanya mulutnya saja. Itu pesan dari saya," katanya.

Muchtar Effendy bahkan secara tegas menantang pengacara Iptu Romadoni, Pitra Romadoni.

"Kalau kau berani cuap-cuap mari berhadapan dengan saya, kita debat langsung di darat berapa puluh jam pun kau ajak debat aku aku ladenin. Sudah keterlaluan kamu, ngaku pengacara tapi gak bisa dijaga mulutnya," kata Muchtar Effendy,

Menurutnya tindakan Pitra justru membuat kasus Vina Cirebon semakin keruh.

"Bukan menambah terang dan jelas, kalau gayamu seperti itu malah jadi keruh gara-gara mulutmu itu," kata Muchtar Effendy.

Dalam data ekstrasi handphone, terdapa chat berisikan 'Ira jadi ngejobnya ?'.

Selain itu ada juga menurut Pitra chat dari Teh Ayu yang berisikan 'kayaknya kita ngejob bae'.

Padahal Mega Lestrai sudah menerangkan bahwa chat itu hanya candaannya dengan Vina.

"Cuma bercandaan dari Vina ke aku kalau gak salah," kata Mega Lestari.

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: 

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved