BIODATA

Biodata Profil Iqbal Ramadhan, Putra Menteri Era Orde Baru Ditangkap Polisi Saat Demo RUU Pilkada

Biodata Iqbal Ramadhan, asisten pengacara publik Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta yang ditangkap polisi saat ikut demo menolak RUU Pilkada.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Tiara A. Rizki
Instagram/iqbalramadhaannn
Iqbal Ramadhan, asisten pengacara LBH Jakarta 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Simak biodata atau profil Iqbal Ramadhan, asisten pengacara publik Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta yang ditangkap polisi saat ikut demo menolak pengesahan RUU Pilkada di DPR, Jakarta, Kamis (24/8/2024).

Tak hanya ditangkap, Iqbal juga mengalami luka-luka setelah diduga mengalami tindak penganiayaan saat demo tersebut

Ketika kerumunan massa mencoba merobohkan pagar terali besi dan memasuki area gedung, Iqbal, yang khawatir akan keselamatannya, mencoba mencari perlindungan.

“Waktu saya baru loncat ke dalam pelataran gedung DPR itu, tiba-tiba ada lemparan batu antara aparat dan massa,” ujar Iqbal saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (23/8/2024).

Dalam usaha mengamankan diri, Iqbal mendekati seorang aparat tak berseragam dan meminta bantuan.

Namun, situasi semakin memburuk ketika aparat berpakaian bebas menyuruhnya berjongkok dan meminta Iqbal membuka celana, yang diikuti oleh dugaan penganiayaan secara membabi buta.

Dijemput Ibu Setelah Ditangkap Polisi Saat Demo RUU Pilkada

Ibunda Iqbal, penyanyi Machicha Mochtar, mendatangi Polda Metro Jaya pada Jumat (23/8/2024) untuk menjemput anaknya M Iqbal Ramadhan yang ditangkap aparat saat demo tolak RUU Pilkada, sehari sebelumnya.

"Saya Machicha Mochtar mau jemput anak saya, M Iqbal Ramadan. Katanya Mau ditahan di sini di Polda Metro, di Reskrimum," kata Machicha kepada wartawan, Jumat.

Dia mengaku ingin menjemput anaknya karena ingin membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan karena mendapatkan luka-luka.

"Saya hadir menjemput anak saya kemudian mau dibawa ke RS. Hidungnya patah, jadi harus saya bawa berobat mau visum dulu," tuturnya.

Lebih lanjut, Machicha mengatakan saat ini dirinya belum mengetahui pasti kondisi anaknnya tersebut.

"Saya belum tahu (mau buat laporan atau tidak), saya baru mau ketemu anak saya, belum tahu keadaan anak saya bagaimana. Tapi yang pasti mau lihat dulu kondisinya, baru ambil tindakan," ungkapnya.

Baca juga: Biodata Dharma Pongrekun, Cagub DKI Jakarta Jalur Independen Disorot, Diduga Catut Nomor KTP Warga

Baca juga: Biodata Profil Silfester Matutina, Wakil Ketua TKN Bela Kaesang: Banyak Masyarakat Pakai Jet Pribadi

Baca juga: Biodata Profil Reza Rahadian, Aktor yang Turun Gunung Ikut Demo Kawal Putusan MK di DPR

Biodata Iqbal Ramadhan

  • Nama: Muhammad Iqbal Ramadhan
  • Tanggal lahir: 5 Februari 1996
  • Nama orangtua: Letnan Jenderal TNI (Purn) Moerdiono (ayah) dan Machicha Mochtar (ibu)
  • Pendidikan: Sarjana Ilmu Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia dan sedang ambil gelar magister di Universitas Al-Azhar Indonesia
  • Pekerjaan: Asisten pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH)
  • Media sosial: @iqbalramadhaannn
Iqbal Ramadhan, asisten pengacara LBH Jakarta
Iqbal Ramadhan, asisten pengacara LBH Jakarta (Instagram/iqbalramadhaannn)

Buka Suara: Saya Tak Pakai Nama Ayah Saya

Iqbal Ramadhan merupakan putra dari Letnan Jenderal TNI (Purn) Moerdiono, yang juga Mantan Menteri Sekretaris Negara Indonesia pada Kabinet Pembangunan V (1988–1993) dan Kabinet Pembangunan VI (1993–1998).

Sementara, ibunya adalah penyanyi legendaris Tanah Air, Machicha Mochtar.

Namun, setelah peristiwa dugaan penganiayaan saat mengikuti demo menolak RUU Pilkada ini, Iqbal Ramadhan menegaskan bahwa dirinya tak mau memanfaatkan nama besar ayahnya.

"Memang benar ayah saya seorang Jenderal TNI dan Pejabat tinggi pada era Orde Baru," curhatnya dalam tulisan, Selasa (27/8/2024).

Namun, Iqbal mengaku terlahir dari rahim seorang perempuan, seorang ibu yang penuh dengan perjuangan.

Ibunya harus bekerja keras mencari nafkah dan merawatnya tanpa kehadiran sosok ayah.

"Saya tidak pernah menggunakan nama besar almarhum ayah saya untuk kepentingan pribadi. Saya menjaga rapat latar belakang kedua orang tua saya. Bahkan, ketika saya berada pada situasi yang sangat mengerikan di hadapan aparat bersenjata yang melecehkan, memukul, menendang kepala saya," ungkapnya.

Baca juga: Pramono Anung Tak Mundur dari Menteri Saat Jadi Calon Gubernur Jakarta, Kampanye Pulang Kantor

Baca juga: Biodata Profil Dr. H. Achmad Baidowi, S.Sos., M.Si, Pimpinan Baleg DPR RI Disorot Terkait Putusan MA

Baca juga: Biodata Profil Ridwan Kamil yang Disorot setelah Cuitan Lamanya Viral: Saya Akui Kurang Sopan

Tidak sedikit pun terpikirkan untuk memanfaatkan nama besar ayahnya agar diberikan pengampunan oleh aparat yang sedang menyiksa dirinya.

"Hanya satu yang ingin saya ketahui. Bagaimana rasanya menjadi masyarakat kecil saat mereka ditangkap dan ditahan aparat keamanan karena menuntut hak-haknya. Hak untuk bebas dari penyiksaan adalah hak semua anak bangsa diatas bumi manusia," paparnya.

Iqbal menuturkan dirinya bukan seorang anak yang hidup dalam kemewahan dan kekuasaan.

Sejak kecil dia berjuang melawan ketidakadilan.

Ibunya selalu menanamkan nilai-nilai keadilan dan welas asih.

Harapan terbesar ibunya, imbuh Iqbal, adalah agar saya bisa berguna bagi masyarakat dan berpihak kepada mereka yang terpinggirkan.

"Di saat yang lainnya memanfaatkan nama besar orang tuanya agar mendapatkan kedudukan dan jabatan. Ada banyak orang tua dan pemuda yang berjuang untuk membayar biaya pendidikan yang mencekik, mencari kerja untuk menjadi tulang punggung keluarga, dan menjadi Ojol hanya untuk bertahan hidup sehari," katanya.

Menurutnya, jurang antara si kaya dan si miskin begitu lebar di negeri ini.

"Takdir memilih saya terlahir sebagai anak dari seorang Jendral TNI di era Orde Baru dan penyanyi kampung dari Sulawesi Selatan. Saya tidak bisa menolak takdir itu," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Profil Iqbal Ramadhan, Anak Machica Mochtar yang Ditangkap Usai Demo di Gedung DPR RI"

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Iqbal Ramadhan, Anak Purnawirawan Letjen TNI dan Menteri Orba yang Dianiaya Aparat Saat Demo di DPR"

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ditangkap Polisi Saat Demo di DPR, Anak Jenderal TNI Ini Mengaku Tak Mau Gunakan Nama Besar Ayah

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved