Info Kesehatan

Waspada! dr Boyke Ungkap Risiko Hamil Usia di Bawah 20 Tahun, Pasutri Muda Harus Tahu

Seksolog kenamaan dr Boyke mengungkap bahayanya jika wanita hamil di usia di bawah 20 tahun. Ternyata ada kaitannya dengan kesehatan si ibu.

Tayang:
Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
Youtube channel tonightshownet
Seksolog kenamaan dr Boyke mengungkap bahayanya jika wanita hamil di usia di bawah 20 tahun. Ternyata ada kaitannya dengan kesehtan si ibu dan anak yang dilahirkan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seksolog kenamaan dr Boyke menjelaskan risiko dan bahayanya jika wanita muda di bawah usia 20 tahun hamil dan melahirkan.

Penjelasan tersebut diurai dr Boyke guna memberikan nasihat untuk pasutri muda di tanah air.

Karenanya, dr Boyke menyarankan agar remaja yang hendak beranjak dewasa agar menunda pernikahan minimal hingga punya pendidikan yang tinggi.

"Kita selalu mengatakan menikahlah di usia yang cukup. Karena kehamilan di bawah usia 20 tahun itu akan meningkatkan risiko kehamilan. Yang perempuan sekolah dulu lah minimal lulus SMA," ungkap dr Boyke.

Lebih lanjut, dr Boyke pun mengurai beberapa risiko jika wanita muda hamil.

Ada tiga bahayanya yang diurai dr Boyke salah satunya adalah ibu muda di bawah 20 tahun akan berisiko melahirkan bayi prematur alias terlahir sebelum usia kandungan sembilan bulan.

Seksolog kenamaan dr Boyke mengungkap bahayanya jika wanita hamil di usia di bawah 20 tahun. Ternyata ada kaitannya dengan kesehatan si ibu.
Seksolog kenamaan dr Boyke mengungkap bahayanya jika wanita hamil di usia di bawah 20 tahun. Ternyata ada kaitannya dengan kesehatan si ibu. (John medicine)

Alhasil berbagai risiko pun bisa dialami bayi tersebut jika terlahir prematur.

"Hamil di bawah usia 20 tahun, risiko terjadinya preeklamsi artinya hipertensi, resiko terjadinya prematur jadi lahirnya lebih muda, risiko terjadinya gangguan pada si istrinya termasuk lahirnya harus sesar. Karena pas disuruh ngeden belum cukup sehingga persalinan belum normal," imbuh dr Boyke.

"Jadi sebaiknya kalau mau menikah, menikah aja. Bisa di atas 19 tahun (tapi menunda punya anak hingga umur 20 tahun)," sambungnya.

Tak cuma ibu muda, dr Boyke juga menyebut ibu dengan usia tua juga memiliki risiko jika hamil.

Salah satunya adalah bayi yang terlahir ada kemungkinan terlahir tidak normal.

Baca juga: Diungkap dr Boyke, Ini Perbedaan Selaput Dara Robek karena Olahraga dan Hubungan Intim

"Kalau (nikah) di atas usia 30 - 40 tahun juga. Tapi risikonya kemungkinan kecacatan si bayi yang dikandungnya atau mongoloid sindrom," pungkas dr Boyke.

Selain itu dilansir dari laman alodokter, ada risiko lain jika wanita muda hamil.

Yakni bayi yang terlahir bisa memiliki berat badan rendah.

Bayi yang terlahir prematur atau dengan berat badan rendah umumnya membutuhkan perawatan khusus. Jika kondisinya parah, bayi tersebut juga perlu menjalani perawatan di ruang NICU.

Baca berita lain TribunnewsBogor.com di Google News 

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved