Siswa SMK Tewas Dibully

Bukan Perundungan, Siswa SMK yang Tewas di Megamendung Bogor Ternyata Dianiaya Kakak Pacarnya

Kasus tewasnya remaja berinisial MR asal Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor akhirnya terungkap.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
Dok Polres Bogor
Seorang remaja di wilayah Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor yang diduga jadi korban perundungan hingga berujung penganiayaan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Kasus tewasnya siswa SMK berinisial MR asal Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor akhirnya terungkap.

Pelajar kelas X SMK yang semula dikabarkan menjadi korban perundungan hingga berujung penganiayaan itu ternyata murni merupakan korban penganiayaan.

Hal itu terungkap setelah pelaku penganiayaan yakni WJ (20) telah diamankan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bogor.

"Yang beredarkan bullying, pada kenyataannya murni penganiayaan yang disebabkan oleh rasa kesal dari tersangka kepada korban," ujar Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, Selasa (10/9/2024).

AKP Teguh Kumara mengungkapkan, aksi penganiayaan itu bermula ketika pelaku mendapati salah satu kamar di rumahnya dalam keadaan terkunci dari dalam.

Di kamar tersebut, kata dia, pelaku mendapati adik perempuannya berinisial KOS dan adik laki-lakinya yang juga berinisial KOS (kembar) berada di dalam.

Selain itu, di dalam kamar itu juga terdapat korban, rekan laki-laki dan juga seorang perempuan yang sama-sama berinisial S.

"Setelah dibuka pintu kamarnya, ditemukan di dalam kamar itu ada lima orang, dua orang perempuan, dan tiga orang laki-laki, di mana salah satu dari dua orang perempuan itu adalah adik dari tersangka yang masih pelajar atas nama KOS," ungkapnya.

WJ yang saat itu dibukakan pintu oleh adik laki-lakinya tak bisa menahan emosinya ketika melihat adik perempuannya bersama laki-laki di dalam kamar.

Pelaku langsung menganiaya korban yang diindikasikan adalah pacar dari adik perempuannya, KOS menggunakan tangan kosong hingga akhirnya tewas setelah dilarikan ke rumah sakit.

"Jadi pada saat pintu kamar diketok dibuka sama KOS (yang cowo), terus ditemukan dilihat dari laki-laki itu semua sudah tidak menggunakan pakaian atas, posisi cewe-cewenya ini ada di kamar cuma posisinya tutupan sama selimut," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, remaja laki-laki bernama M Ridwan diduga menjadi korban penganiayaan hingga meninggal dunia di RSUD Ciawi pada Kamis (5/9/2024).

Korban yang masih berusia 16 tahun tersebut merupakan warga Cibogo Udiklat, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Megamendung, AKP Dedi Hermawan mengatakan, sebelum dibawa ke rumah sakit, korban ditemukan di wilayah Desa Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor sekitar pukul 18.30 WIB, Rabu (4/9/2024).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved