Info Kesehatan

dr Boyke Ungkap Tips Cegah Kehamilan Pasutri, Begini Cara Pakai 'Pengaman' Supaya Tak Kebobolan

Seksolog dokter Boyke ungkap cara menggunakan pengaman saat hubungan intim agar tak kebobolan. Pasutri diminta jangan salah langkah.

Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
Youtube channel tonightshownet
Seksolog dokter Boyke ungkap cara menggunakan pengaman saat hubungan intim agar tak kebobolan. Pasutri diminta jangan salah langkah. 

Artikel ini bertujuan guna edukasi terkait seks dan ditujukkan untuk yang sudah berusia 18+ atau telah menikah.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Simak penjelasan dr Boyke perihal tips untuk pasangan suami istri (pasutri) untuk berhubungan yang aman agar tidak terjadi kehamilan.

Pasutri yang telah memiliki banyak anak atau berusia lanjut biasanya menggunakan pengaman alias kondom ketika hubungan intim.

Namun dalam beberapa kasus, pengaman nyatanya tak menjamin pasangan tersebut tidak kebobolan.

Seringkali pasutri yang sudah menggunakan pengaman tetap kebobolan jua alias hamil.

Karenanya, dalam konten di media sosial, dr Boyke mengungkap tips agar pengaman tetap bisa mencegah kehamilan.

Tips pertama, Dokter Boyke meminta pasutri agar jangan sembarangan menyimpan kondom.

"Kualitas pengaman (kondom) itu harus bagus. Jadi disimpannya itu enggak boleh di dompet. Jadi (kondom) disimpan di tempat khusus. Misalnya di dalam amplop dalam laci," ungkap dr Boyke dilansir TribunnewsBogor.com.

Tips kedua, dr Boyke juga menyarankan agar pasutri tidak menaruh pengaman di tempat yang mudah terpapar sinar matahari.

Sebab jika kondom terkena sinar matahari langsung, maka akan menjadi tipis atau melar dan mudah robek.

"Kemudian (kondom) tidak boleh kena sinar matahari langsung. Karena kan terbuat dari karet. Kadang-kadang terjadi melar atau menjadi lebih mudah robek," kata dr Boyke.

Baca juga: Sering Tak Disadari, Ini Penyebab Haid Tidak Teratur Kata dr Boyke, Begini Cara Mengatasinya

Selain tips penyimpanan pengaman, dr Boyke juga membeberkan cara memakai pengaman yang benar.

Hal tersebut dilakukan guna mencegah kehamilan bagi istri.

"Cara pakainya juga jangan sampai full habis, tetap disisakan ujungnya dikit. Supaya cairan spermanya tertampung. Kalau terlalu kencang, ketika nyemprot, bisa pecah (kondom), dan terjadi kebobolan," ujar dr Boyke.

Selanjutnya, Dokter Boyke juga mengingatkan kepada pasutri agar mengetahui tanggal kadaluarsa kondom yang hendak dipakai.

Rupanya pengaman yang sudah lewat masa kadaluarsanya akan mudah robek.

"Kita harus tahu, setiap pengaman itu ada kadaluarsa. Kalau sudah kadaluarsa, maka itu akan menjadi pengaman yang mudah bocor," ucap dr Boyke.

Semoga bermanfaat!

Baca berita lain TribunnewsBogor.com di Google News 

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved