Info Tekno

Tak Banyak yang Tahu, Begini Cara Mengatasi Chat Penipuan WhatsApp Jika Terlanjur Klik Link Palsu

Simak ciri chat penipuan di WhatsApp yang bisa bikin ponselmu diretas hacker. Lengkap dengan cara mengatasi jika Anda terlanjur klik link penipuan.

Tayang:
Editor: khairunnisa
kolase Instagram
Simak ciri chat penipuan di WhatsApp yang bisa bikin ponselmu diretas hacker. Lengkap dengan cara mengatasi jika Anda terlanjur klik link penipuan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Simak ciri-ciri chat penipuan di WhatsApp dengan modus kirim link file .APK lengkap dengan cara mengatasinya.

Untuk diketahui, imbas dari penipuan tersebut adalah rekening Anda terancam dikuras oleh Hacker dari jarak jauh.

Hal tersebut bisa terjadi jika Anda memiliki aplikasi rekening online di ponsel yang biasa diakses.

Link file penipuan di WhatsApp beragam, mulai dari kirim pesan berupa undangan pernikahan, foto paket, surat tilang, bukti transfer, hingga link lowongan pekerjaan.

Biasanya chat penipuan di WhatsApp tersebut dikirim dari nomor baru yang tak tersimpan di kontak kita.

Beberapa pengguna WhatsApp pun kerap terkecoh saat diminta untuk mengklik file .APK yang dikirimkan penipu.

Padahal jika Anda klik file .APK tersebut, ada kemungkinan data di ponsel Anda akan diretas hingga isi rekening di ATM Banking bisa terkuras.

Karenanya, jika Anda telanjur mengklik file .APK yang dikirimkan penipu, jangan panik.

Baca juga: 5 Langkah Darurat Saat Akun WhatsApp Kena Hack, Buka Settingan Sebelum Hacker Kuras Rekeningmu

Berikut adalah daftar link terindikasi penipuan di WhatsApp:

1. Link berisi tawaran hadiah

Link pertama yang harus dicurigai sebagai penipuan di WhatsApp adalah tautan berisi tawaran hadiah.

Bisa juga link penipuan tersebut berisikan peringatan.

Link palsu sering kali dikirim dengan pesan penyerta. 

Apabila mendapatkan link palsu dengan pesan-pesan yang meminta tindakan segera, seperti "Akun Anda akan ditutup dalam 24 jam" atau "Anda memiliki transaksi mencurigakan", Anda patut curiga.

Oleh karena itu, penting untuk selalu tenang dan bersikap skeptis terhadap pesan yang meminta tindakan segera, terutama jika pesan tersebut datang dari sumber yang tidak dikenal atau tidak biasa.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved