"Pada Sujud" Momen Warga Pasrah Rumahnya Oleng Imbas Tanah Bergeser di Bogor, Demul Siapkan Solusi
Para warga Kampung Curug, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor berlarian menyelamatkan diri ketika rumah mereka mendadak oleng
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Para warga Kampung Curug, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor berlarian menyelamatkan diri ketika rumah mereka mendadak retak dan oleng.
Hal ini terjadi karena bencana pergeseran tanah yang terjadi di kampung yang tak jauh dari kediaman Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (3/3/2025) malam ketika wilayah Bogor diguyur hujan deras cukup lama.
Saat kejadian, para warga menyelamatkan diri meninggalkan rumah mereka.
Salah satu pengungsian yang mereka tuju di antaranya adalah sebuah majelis di kampung tersebut.
Momen mencekam itu diingat betul oleh Nuni (43), salah satu warga korban terdampak pergeseran tanah.
Dia menceritakan di malam itu saat dia hendak tidur, kejadian mengejutkan terjadi.
Muncul suara aneh atau tak biasa dari bangunan tembok rumah yang dia tinggali.
"Pokoknya bunyi-bunyi kayak petasan, kayak apa lah gitu, kayak tembok mau lepas, terus genteng pada terbang, semuanya pokoknya plafon pada jatuh," kata Nuni, Rabu (5/3/2025).
Akhirnya Nuni pun berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Tidak hanya Nuni, para tetangganya juga melakukan hal serupa.
Setelah pergi mengungsi, para warga hanya bisa pasrah melihat rumah mereka perlahan retak, oleng hingga hancur.
Mereka tidak bisa berbuat banyak ketika momen pergeseran tanah itu terjadi, hanya bisa melihat dari jauh.
Berpikir untuk kembali mendekat menyelamatkan barang pun di momen itu membuat warga tak berani karena sangat berbahaya.
"Kata tetangga bilang mah udah pada sujud gitu ya, tinggal nunggu waktunya aja," kata Nuni.
Di pengungsian, Nuni bertahan yang juga bertepatan dengan masa awal Ramadhan 2025 ini.
Nuni mengaku warga masih dibayangi oleh rasa was-was saat menyantap sahur dan berbuka puasa karena sempat terjadi pergeseran tanah susulan.
Sehingga tidak menutup kemungkinan pergeseran tanah yang merusak rumah itu kembali terjadi.
Nuni berencana mencari kontrakan untuk sementara dia dan keluarganya tinggal.
"Kadang kita sahur sama bukanya tuh agak ngeri juga karena kan sementara dua hari ini belum ketemu kontrakan gitu," katanya.
Diketahui, selain pergeseran tanah, Bogor juga dilanda banjir imbas hujan deras beberapa hari terakhir ini, seperti yang terjadi di kawasan Puncak Bogor dan Gunungputri yang berbatasan dengan Bekasi.
Dedi Mulyadi Siapkan Solusi
Gubernur Jawa barat Dedi Mulyadi (Demul) menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa meninjau langsung satu per satu lokasi bencana di Jawa Barat.
Sebab, kata dia, bencana alam ini terjadi di banyak tempat dan terjadi secara serentak.
"Mohon maaf apabila saya tidak bisa menyapa satu per satu daerah yang mendapat musibah, karena Jawa Barat sangat luas dan musibahnya berlangsung secara bersama," kata Dedi Mulyadi melalui unggahan instagramnya, Rabu (5/3/2025).
Namun, kata Dedi, walaupun dirinya tidak berkunjung ke lokasi-lokasi bencana ini, dia berupaya menciptakan solusi untuk mengatasi permasalah bencana di Jawa Barat ini.
"Tetapi yakinlah bahwa walaupun saya tidak berkunjung, saya sudah mendesain berbagai langkah dan kebijakan setelah musibah ini berlangsung untuk ke depan dilakukan penataan dan perbaikan," katanya.
"Perbaikan saluran air, perbaikan rumah-rumah yang roboh, perbaikan sistem pengelolaan lingkungan, perbaikan ipal dan berbagai bentuk kebijakan reboisasi hutan, penyelamatan daerah-daerah sungai," sambung Dedi.
Menurut Dedi, ini merupakan bagian dari konsen prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan yang dia lakukan.
"Karena sesungguhnya ini adalah tradisi yang diwarisi oleh leluhur kita tentang bagaimana melakukan pengelolaan alam secara baik," ungkapnya.
Baca berita Tribunnews Bogor lainnya di Google News
Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t
| Kondisi Angkot 02 Ketahuan Sudah Tidak Layak Jalan, Langsung Dibawa ke Kantor Dishub Bogor |
|
|---|
| Prediksi Cuaca Hari Ini Minggu 10 Mei 2026, Weekend Waspadai Hujan di Beberapa Wilayah Ini! |
|
|---|
| Warga Serbu Car Free Day di Cibinong Bogor Hari Ini, Simak Jam Penutupan Jalan dan Area Parkirnya |
|
|---|
| Kronologi Pegawai SPBU Cileungsi Bogor Dianiaya Pengunjung, Pelaku Kesal Mobil Terkena Air Kotor |
|
|---|
| Pernyataannya Bertentangan dengan KDM Terkait Persoalan Tambang, Bupati Bogor Beri Penjelasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Para-warga-Kampung-Curug-berlarian-menyelamatkan-diri-ketika-rumah-mereka-mendadak-oleng.jpg)