Ramadan 2025
10 Hari Terakhir Ramadhan 2025: Bolehkah Itikaf Dilaksanakan pada Siang Hari? Ini Penjelasan PBNU
Biasanya, itikaf dilakukan pada malam hari, terutama pada malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan untuk meraih Lailatul Qadar.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Simak penjelasan dari pertanyaan, apakah itikaf di masjid boleh dilaksanakan pada siang hari?
Salah satu amalan ibadah yang dianjurkan untuk diperbanyak pada 10 hari terakhir Ramadhan adalah itikaf di masjid.
Biasanya, itikaf dilakukan pada malam hari, terutama pada malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan untuk meraih Lailatul Qadar.
Namun ada pertanyaan yang kerap dilontarkan, yakni apakah itikaf hanya boleh dilakukan pada malam hari?
Pertanyaan tersebut berkaitan dengan hukum itikaf siang hari, apakah memang diperbolehkan untuk melakukannya?
Bolehkah Itikaf Dilakukan Siang Hari?
Dilansir KompasTV, Rais Syuriah PBNU, Dr. KH Zaky Mubarak, menjelaskan terkait bagaimana pelaksanaan itikaf serta waktunya.
Menurutnya, ibadah itikaf boleh dilakukan umat muslim pada malam ataupun siang hari.
Hal ini karena makna itikaf sendiri adalah berdiam diri dalam masjid.
“Hukum itikaf adalah sunnah, dapat dikerjakan setiap waktu yang memungkinkan terutama pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan,” ujarnya.
Terkait ibadah itikaf di bulan Ramadhan, hal ini sesuai dengan hadits yang menjelaskan aktivitas Nabi Muhammad SAW selama bulan puasa Ramadan.
"Dari Ubay bin Ka'ab r.a. berkata, Sesungguhnya Rasulullah s.a.w. beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan. Pernah selama satu tahun beliau tidak beri’tikaf, lalu pada tahun berikutnya beliau beri’tikaf selama dua puluh hari”. (Hadis Hasan, riwayat Abu Dawud: 2107, Ibn Majah: 1760, dan Ahmad: 20317).
Baca juga: 10 Bacaan Doa yang Dibaca di 10 Malam Terakhir Ramadhan 2025: Doa Sapu Jagad hingga Doa Kamilin
Baca juga: Lailatul Qadar Diprediksi Jatuh pada Malam Ganjil di 10 Hari Terakhir Ramadhan, Catat Tanggalnya
Baca juga: Besaran Zakat Fitrah Ramadan 2025 Wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, Lengkap Bacaan Niat
Bagaimana Pelaksanaan Itikaf di Siang Hari?
Terkait pelaksanaanya, itikaf dilakukan sesuai rukun yang terdiri dari niat dan berdiam diri di dalam masjid.
Selain itu, seseorang juga harus memenuhi syarat sah itikaf, yaitu:
- Muslim
- Berakal
- Suci dari hadas besar (ada juga pendapat yang mengatakan bahwa hadas kecil juga membatalkan iktikaf)
- Harus dilakukan di masjid.
Dilansir laman Kemenag Lampung, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ustaz Imam Asrori memberi penjelasan terkait tata cara itikaf.
Ia memaparkan bahwa tata cara i’tikaf yang benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW, yaitu niat yang ikhlas, menetap di masjid, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, serta menghindari hal-hal yang bisa mengurangi kekhusyukan ibadah.
“Itikaf merupakan salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah dengan berdiam diri di masjid, memperbanyak ibadah, dan menjauhkan diri dari kesibukan duniawi,” ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bolehkah Itikaf Dilakukan Siang Hari? Ini Penjelasan Ulama"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/itikaf-qio13.jpg)