Kuliner Bogor

Menikmati Kelezatan Bubur Kampiun Khas Minangkabau di Bogor, Paduan Unik Rasa Manis dan Gurih

Bubur kampiun di Rumah Bubur memiliki rasa autentik dan disajikannya dengan cara yang lebih kreatif dan menarik menggunakan piring gerabah. 

Editor: Tsaniyah Faidah
Asri Yuningsih/Sekolah Vokasi IPB
KULINER BOGOR - Rekomendasi kuliner tradisional khas Minangkabau yaitu bubur Kampiun yang terletak di Sukahati Cibinong Bogor. Lokasinya cukup strategis berada di depan Alfamart, harganya sangat terjangkau mulai dari 10 ribu sampai 15 ribu. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Di Bogor terdapat kuliner legendaris khas Minangkabau yaitu Bubur Kampiun.

Hidangan ini merupakan kombinasi berbagai jenis bubur dan jajanan tradisional yang disajikan dalam satu wadah, menciptakan perpaduan rasa manis, gurih, dan tekstur yang beragam.

Bubur Kampiun memiliki sejarah panjang sebagai salah satu makanan khas Minangkabau.

Hidangan ini sudah ada dari sejak tahun 1960, nama kampiun sendiri berasal dari kata “champion” atau juara.

Penyebutan itu disematkan berdasarkan asal mula munculnya hidangan ini, yaitu Lomba Kreasi Membuat Bubur pada tahun 1960.

Menariknya hidangan ini menjadi pemenang pertama dalam perlombaan kuliner yang diadakan di Desa Jambu Air, Banuhampu, Bukittinggi dan sejak saat itulah bubur kampiun diangkat menjadi salah satu makanan khas Sumatera Barat.

Bagi pengunjung yang ingin menikmati rasa dari makanan khas Minangkabau yang satu ini sudah tersedia juga di Rumah Bubur yang ada di Bogor.

Pengunjung bisa menemukannya di Jalan KSR Dadi Kusmayadi, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. 

KULINER BOGOR -  Bubur kampiun merupakan bubur campuran dari ke tujuh varian bubur, mulai dari bubur sumsum, bubur kacang ijo, bubur mutiara dan bubur candil yang ditambah kuah gula merah dan santan yang menghasilkan rasa manis, asin dan lembut. Bubur kampiun juga disajikan diatas piring gerabah yang memberikan kesan tradisional.
KULINER BOGOR - Bubur kampiun merupakan bubur campuran dari ke tujuh varian bubur, mulai dari bubur sumsum, bubur kacang ijo, bubur mutiara dan bubur candil yang ditambah kuah gula merah dan santan yang menghasilkan rasa manis, asin dan lembut. Bubur kampiun juga disajikan diatas piring gerabah yang memberikan kesan tradisional. (Asri Yuningsih/Sekolah Vokasi IPB)

Pemilik dari Rumah Bubur, Vineke Ardita mengatakan, Rumah Bubur ini sudah berdiri sejak bulan April 2023 lalu.

Awal mula ia mendirikan kuliner ini karena kecintaannya terhadap makanan tradisional salah satunya bubur kampiun, kebetulan ia dan keluarganya berasal dari Sumatera Barat.

Hampir setiap minggu ia dan ibunya membuat bubur kampiun sendiri di rumah, kemudian seiring berjalannya waktu ia memutuskan untuk memulai usaha kuliner ini. 

“Saya juga ingin memperkenalkan bubur kampiun ini ke masyarakat bogor sebagai kuliner tradisional khas Sumatera Barat yang jarang dijual di Bogor," ucap Vineke (27).

Bubur kampiun di Rumah Bubur memiliki rasa autentik dan disajikannya dengan cara yang lebih kreatif dan menarik menggunakan piring gerabah. 

Pembuatan bubur kampiun di Rumah Bubur menggunakan bahan alami untuk mempertahankan cita rasanya yang autentik.

Bahan utama yang digunakannya yaitu tepung beras premium untuk membuat bubur sum-sum original.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved