"Dinasnya Kita Tutup Aja" KDM Geram Gegara Masih Banyak Bocah Dibiarkan Minta-minta di Jalan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sampai mengancam akan menutup dinas karena permasalahan anak kecil yang masih banyak yang minta-minta mengemis

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Naufal Fauzy
@dedimulyadi71
ANCAM TUTUP DINAS - Foto tangkapan layar media sosial Instagram Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Rabu (9/4/2025). Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sampai mengancam akan menutup dinas karena geram permasalahan anak kecil yang masih banyak yang minta-minta mengemis di jalan belum juga teratasi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sampai mengancam akan menutup dinas karena permasalahan anak kecil yang masih banyak yang minta-minta mengemis di jalan.

Mirisnya, banyak pula anak-anak yang mengemis di jalan ini justru dimanfaatkan oleh orang tuanya sendiri.

Hal ini Kang Dedi Mulyadi (KDM) katakan saat menemui perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana.

KDM menanyakan soal anak-anak kecil yang mengemis di perempatan jalan.

"Kenapa masih banyak anak-anak di perempatan ?," tanya KDM dikutip dari unggahan media sosialnya, Rabu (9/4/2025).

"Yang minta-minta, tidak sekolah, diperalat oleh orang tuanya, kenapa dibiarkan ?," sambung KDM.

Wanita dari perwakilan dinas ini kemudian membantah ada pembiaran.

Namun hal itu dibantah kembali oleh Kang Dedi Mulyadi.

"Gak dibiarkan pak," jawab wanita dari dinas tersebut.

"Ah enggak, gak ada tindakan sampai sekarang," timpal KDM sambil menahan rasa geram.

Wanita dari dinas tersebut pun mencoba menjelaskan panjang lebar.

Namun perkataannya mendadak dipotong oleh Dedi Mulyadi.

"Kita kan banyak kerja sama pak ...," kata wanita dari dinas tersebut yang kemudian omongannya dipotong KDM.

"Gak, enggak, enggak. Ngomongnya jangan administratif sama saya, ngomongnya teknis, kenapa dibiarkan ?," timpal KDM kembali bertanya.

KDM mengaku bahwa dirinya sudah memberikan contoh, seperti ketika menemukan orang kesusahan di jalan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved