Kuliner Bogor

Meatnight Club Bogor, Steak Rasa Hotel Bintang Lima yang Dijajakan di Warung Tenda, Harga Terjangkau

Yang membuat Meatnight Club berbeda adalah standar pelayanan dan kualitas makanan yang mengacu pada standar hotel bintang lima.

Editor: Tsaniyah Faidah
Faradita Putri/Sekolah Vokasi IPB
KULINER BOGOR - Meatnight Club, tempat makan berkonsep tenda ini berlokasi di Bogor dan menyajikan steak ala hotel bintang lima dengan harga terjangkau serta sistem live grill yang menjadi daya tarik utama. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Siapa bilang menikmati steak berkualitas tinggi harus di restoran mewah dengan harga mahal?

Meatnight Club hadir dengan konsep yang berbeda, menghadirkan cita rasa hotel bintang 5, namun dalam suasana santai tenda malam dan harga yang sangat terjangkau.

Didirikan oleh tiga orang yang sudah berpengalaman di industri perhotelan, Mochammad Bagus Karunia Rachman (chef), Antonius Jordivian Wicaksono (marketing dan media sosial), dan Andreas Pambudi Sardi (finance dan operasional).

Mereka bertemu saat bekerja di beberapa hotel ternama yakni Ritz-Carlton, JW Marriott, hingga Royal Tulip.

Ketika pandemi COVID-19 melanda dan sektor perhotelan terkena dampaknya, mereka kehilangan pekerjaan dan memutuskan untuk membangun usaha kuliner sendiri.

Tujuannya sederhana tapi kuat, membawa pengalaman makan ala hotel bintang lima ke jalanan agar bisa dinikmati oleh lebih banyak orang.

Inspirasi nama Meatnight Club muncul saat mereka menemukan lokasi di sebuah bengkel yang tutup pukul 16.00 WIB. 

Mereka pun memulai operasional dari pukul 17.00-00.00 WIB dan tercetuslah nama “Meatnight” sebagai simbol komunitas pecinta daging di malam hari.

KULINER BOGOR - Menu signature platter disajikan di Meatnight Club di Bogor. Platter ini terdiri dari 200 gram ayam, 200 gram daging sapi Australia, kentang goreng, serta dua jenis saus homemade, menjadi favorit pengunjung karena porsinya besar dan harga terjangkau.
KULINER BOGOR - Menu signature platter disajikan di Meatnight Club di Bogor. Platter ini terdiri dari 200 gram ayam, 200 gram daging sapi Australia, kentang goreng, serta dua jenis saus homemade, menjadi favorit pengunjung karena porsinya besar dan harga terjangkau. (Faradita Putri/Sekolah Vokasi IPB)

Yang membuat Meatnight Club berbeda dari steak tenda lainnya adalah standar pelayanan dan kualitas makanan yang mengacu pada standar hotel bintang lima.

Semua daging dipanggang langsung setelah dipesan (live grill), bukan dipanaskan ulang.

Proses masak ini juga bisa disaksikan langsung oleh pelanggan, menciptakan pengalaman yang menarik dan transparan.

Dari segi rasa, mereka mengandalkan saus buatan sendiri (homemade) dan bumbu yang diracik langsung oleh chef profesional.

Daging yang digunakan pun bukan sembarangan, mereka menggunakan sapi Australia berkualitas tinggi (sirloin, tenderloin, dan ribeye), serta pilihan ayam untuk variasi menu.

Daging yang disajikan terasa empuk, juicy, dan matang dengan sempurna, berkat proses pemanggangan langsung saat ada pesanan.

Teksturnya tetap terasa, namun lembut di mulut, dan dipadukan dengan bumbu yang meresap hingga ke dalam.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved