Breaking News

Viral di Media Sosial

Sosok Remaja Protes Rumahnya Digusur Karena Dibangun di Tanah Negara, Netizen Ramai Tag Dedi Mulyadi

Sosok remaja yang viral karena memprotes rumahnya digusur padahal dibangun di bantaran kali Bekasi. Video sang remaja yang protes itu ramai disorot.

Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
TikTok @iam_auracinta
PROTES RUMAH DIGUSUR: Tangkapan layar sosok remaja yang viral karena memprotes rumahnya digusur padahal dibangun di bantaran kali Bekasi. Video sang remaja yang protes itu belakangan ramai disorot netizen hingga ramai netizen men-tag akun Dedi Mulyadi, disadur pada Selasa (22/4/2025). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Video seorang remaja perempuan memprotes kebijakan pemerintah untuk menggusur rumahnya tengah viral di media sosial.

Pasalnya, alih-alih dapat simpati, remaja tersebut justru panen hujatan dari khalayak media sosial.

Hal itu lantaran rumah remaja tersebut dibangun di bantaran kali dan di tanah milik negara.

Karenanya, netizen pun ogah membela sang remaja meskipun kini tak punya tempat tinggal lagi.

Tak cuma menghujat, netizen juga ramai menandai alias tag akun Instagram Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Hal tersebut lantaran lokasi rumah dari remaja viral itu berada di wilayah kepemimpinan Dedi Mulyadi.

Rumah remaja tersebut adalah di Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dalam akun TikTok-nya @iam_auracinta, remaja berambut panjang itu mengurai kekesalannya karena rumahnya digusur di pertengahan April 2025.

Sambil duduk di tengah puing-puing bekas rumahnya, remaja yang belakangan diketahui bernama Lady itu melayangkan curhatan.

Lady menyentil proyek pembangunan pemerintah daerah hingga program lainnya.

Termasuk larangan untuk anak sekolah berkendara hingga melakukan wisuda.

Seperti diketahui, aturan agar anak sekolah dilarang membawa kendaraan ke sekolah dan tidak ada wisuda untuk pelajar adalah kebijakan dari Dedi Mulyadi.

"Lucu ya, katanya pembangunan, tapi yang dikorbanin rakyat kecil. Proyek-proyek besar terus diluncurin mulai dari larangan motor, sekolah tanpa wisuda, bahkan bendungannya yang bikin warga terusir dari rumahnya," ungkap Lady, dilansir TribunnewsBogor.com dari akun TikTok-nya, Selasa (22/4/2025).

remaja protes kebijakan kang dedi mulyadi
PROTES RUMAH DIGUSUR: Tangkapan layar sosok remaja yang viral karena memprotes rumahnya digusur padahal dibangun di bantaran kali Bekasi. Video sang remaja yang protes itu belakangan ramai disorot netizen hingga ramai netizen men-tag akun Dedi Mulyadi, disadur pada Selasa (22/4/2025).

Kendati tak gamblang menyebut nama Dedi Mulyadi, Lady tampak blak-blakan menyindir segala kebijakan pemerintah daerah di wilayahnya yang baru.

Lady menyinggung soal sosok pemimpin yang bak ingin terlihat berbeda dari sebelumnya.

"Katanya untuk rakyat? tapi kenapa justru rakyat kecil yang dikorbanin? kadang gua tuh mikir, apa ini beneran untuk kemajuan? atau cuma sekadar validasi aja biar kelihatan beda? biar dicap hebat dari sebelum-sebelumnya," imbuh Lady.

Dengan raut wajah marah, Lady mengaku berani melawan pemerintah daerah yang telah menggusur rumahnya.

"Enggak semua orang itu bisa teriak, jadi gue yang bersuara. Karena diam bukan berarti rela dan ngomong bukan berarti ngelawan. Hari ini hari keempat rumah gue digusur. Mungkin besok bisa jadi rumah kalian digusur," ujar Lady.

Dalam postingannya itu, Lady juga menyinggung soal jabatan hingga penggusuran.

Diungkap Lady, penggusuran yang beberapa hari lalu terjadi di wilayahnya telah menimbulkan trauma mendalam bagi anak-anak.

"Ingat, jabatan cuma sementara! kalian punya kuasa tapi enggak punya hati. Anak-anak kecil harus lihat rumahnya dirubuhin gara-gara keputusan kalian yang duduk enak di balik meja. Jabatan kalian bakal habis tapi trauma mereka enggak akan pergi," pungkas Lady.

Lebih lanjut melalui caption postingannya, Lady mengakui bahwa rumahnya memang dibangun di tanah milik negara.

Namun diakui Lady, keluarganya telah bertahun-tahun membangun rumah tersebut dengan jerih payah.

"Coba bayangin jika rumahmu dihancurkan tanpa musyawarah. Kami memang tinggal di tanah negara, tapi kami hidup dan membangun di sana selama bertahun-tahun. Sekarang, bukan hanya rumah yang hilang, puingnya pun di angkut dan dijual tanpa izin. Katanya ada konpensasi, tapi yang kami pegang hanya sisa reruntuhan. Katanya demi rakyat, tapi kenapa rakyat disingkirkan? Kalau ini untuk kebaikan, kenapa kami tak pernah diajak bicara? Jangan-jangan ini bukan soal kepentingan rakyat, tapi soal pencitraan. Rakyat dijadikan latar, supaya yang berkuasa bisa tampil paling peduli," sindir Lady.

Aksinya protes penggusuran rumahnya viral, sosok Lady jadi sorotan.

Ditelusuri TribunnewsBogor.com dari akun Instagram-nya, Lady ternyata adalah seorang aktris pendatang baru yang beberapa kali wara-wiri di televisi.

Dalam postinganya, Lady sempat mengaku usianya 22 tahun, namun di postingan media sosialnya tampak seperti masih remaja.

Baca juga: AKHIRNYA Dedi Mulyadi Turun Tangan di Kasus Pemain Sirkus, Ucap Pesan Tegas untuk Bos Taman Safari

Panen hujatan

Postingan yang dibagikan Lady sejak Sabtu (19/4/2025) itu kini telah ditonton ratusan ribu netizen.

Namun terlihat di kolom komentar, mayoritas netizen justru menghujat Lady.

Hal itu karena netizen menyebut bahwa keputusan pemerintah daerah untuk menggusur rumah di tanah milik negara dan bantaran kali adalah tepat.

Karenanya alih-alih mendukung, netizen justru ramai mencibir aksi protes Lady.

Tak cuma itu, netizen juga ramai menandai akun Dedi Mulyadi.

"Semangat Terus @dedimulyadi71, Jangan Di Hiraukan Kalau Di Amati Sepertinya Ada Tangan2 Yg Membentuk, merencanakan & Mengarahkan Remaja Ini, Ada Bisa Speak Up Dan Mewakili Mereka2 Yg Tdk Berani Ngomong, Anak Remaja Ini Yg Di jadikan Alat Akhirnya... Jadi Miris,"

"Sengaja ini mah pengen di panggil ama @dedimulyadi71,"

"@dedimulyadi71 kasih faham pa gub biar tidak gagal faham,"

"Udah siap berhadapan sama kang @dedimulyadi71 dek,"

"Insyaa allah bapak aing @dedimulyadi71 akan berikan solusi yang terbaik untuk semua masyarakat yang terdampak penertiban bantaran sungai dan yang lainnya,"

DEDI MULYADI NGAMUK: Tangkapan layar viral momen Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengamuk saat mendatangi jembatan di Sukabumi pemicu banjir, Sabtu (8/3/2025). KDM pun bereaksi tegas usai diteriaki warga.
DEDI MULYADI NGAMUK: Tangkapan layar viral momen Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengamuk saat mendatangi jembatan di Sukabumi pemicu banjir, Sabtu (8/3/2025). KDM pun bereaksi tegas usai diteriaki warga. (Youtube channel Kang Dedi Mulyadi)

Untuk diketahui, sebelumnya Dedi Mulyadi telah mengurai alasannya menggusur rumah yang dibangun di bantaran kali.

Selain melanggar aturan karena dibangun di tanah negara, rumah-rumah di bantaran kali itu juga kata Dedi Mulyadi bisa menyebabkan banjir.

"Dalam hitungan saya, lebih dari 5 kilometer saluran air yang dikelola PJT (berubah) jadi bangunan, akhirnya banjir melimpah karena air ga ada tempat lari. Sudah di atas gundul, saluran air menyempit, datang ke hilir jadi rumah, ya sudah wassalam," ujar Dedi Mulyadi dalam postingan Instagramnya saat meninjau wilayah Tambun Utara, Bekasi pada 16 Maret 2025. 

Lebih lanjut, pria yang karib disapa Kang Dedi itu juga menegaskan bahwa tidak ada pilihan lain jika masyarakat ingin terbebas dari banjir selain mengembalikan fungsi sungai. 

"Sungai harus jadi sungai. Kalau sungai jadi rumah, jangan salahkan air kalau rumahnya terendam," tegas Kang Dedi.

Baca berita lain TribunnewsBogor.com di Google News  

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved