Cerita Damkar Bogor Tangani Warga yang Kerasukan, Tak Gentar Ditunjuk-tunjuk Sambil Melotot

petugas menerima aduan dari masyarakat bahwa terdapat seorang pria yang kesurupan atau kerasukan makhluk halus.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Ardhi Sanjaya
(Dok Damkar Sektor Ciomas)
DAMKAR TANGANI ORANG KESURUPAN - Petugas Damkar Sektor Ciomas Kabupaten Bogor tangani warga yang kesurupan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIOMAS - Laporan tak biasa diterima oleh Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Ciomas, Kabupaten Bogor.

Pasalnya, petugas menerima aduan dari masyarakat bahwa terdapat seorang pria yang kesurupan atau kerasukan makhluk halus.

Petugas Damkar Sektor Ciomas yang sedang bersiaga diminta oleh warga untuk membantu menanganinya.

Wakil Komandan Regu 3 Damkar Sektor Ciomas, Kabupaten Bogor, Budi Faturachman mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (30/4/2025) dini hari.

"Warga Bomen, kan sama Damkar Sektor Ciomas dekat jaraknya, warga datang minta tolong saudara saya ngamuk-ngamuk gitu katanya," ujarnya saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Rabu (30/4/2025).

Merespons laporan tersebut, petugas pun bergegas mendatangi lokasi kejadian dan mendapati pria paruh baya dalam kondisi tidak dapat mengontrol tindakannya.

Dalam prosesnya, petugas sempat mengahadapi kesulitan karena pria tersebut memberikan perlawanan.

"Dia nunjuk-nunjuk, kayak gimana gitu ya jari telunjuknya ditempelin ke tanah, terus nunjuk ke saya, saya pelototin," ungkapnya.

Petugas yang telah tiba di lokasi kemudian berusaha untuk memberikan penanganan agar warga tersebut kembali sadar.

Berkat keahlian yang dimiliki, petugas berhasil menyadarkan pria yang diduga kemasukan makhluk halus tersebut dalam waktu sekitar 20 menit.

Sementara itu, Budi Faturachman mengungkapkan jika laporan tersebut merupakan yang pertama kalinya ditangani olehnya.

"Penanganannya dipijit aja kakinya. Ada perlawanan, cuma kita yang merapat empat orang, badannya besar-besar langsung (ditangani), tetangga-tetangganya juga udah pada panik," terangnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved