VIRAL Bocah di Tenjo Bogor Curhat ke Dedi Mulyadi Soal Preman dan Aparat Minta Uang, Ini Faktanya

Seorang bocah di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor menyenggol nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Tayang:
Penulis: yudistirawanne | Editor: Yudistira Wanne
Tangkapan layar media sosial
KELUHAN WARGA - Seorang bocah di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor menyenggol nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Anak tersebut mengeluh karena ada oknum aparat yang minta uang. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang bocah ABG di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor menyenggol nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Bocah tersebut menumpahkan isi hatinya terkait adanya oknum aparat dan preman yang kerap meminta uang.

Hal itu dia curahkan di media sosial, saat rumah singgah yatim piatu yang dia tempati atas nama Yayasan Satu Benih tengah melakukan proyek pembangunan.

Saat mengerjakan proyek pembangunan gedung, ternyata truk muatan coran tak diperkenankan melintas.

Walhasil bocah tersebut membuat konten yang belakangan menjadi viral di Desa Babakan, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

“Pak Dedi mau ngecor pake mobil hotmix di Tenjo ribet ya. Rumah yatim aja dipintain duit sana sini,” ucapnya dikutip Minggu (1/6/2025).

“Dan dananya juga kita nyari sendiri. Eh malah oknum-oknum aparat sama preman minta duit sana sini. Lucu ya Tenjo jadi manual kan,” tambahnya.


Respon Kepala Desa

Sementara itu, video viral yang beredar soal ucapan aparat dan preman meminta uang langsung direspon Kepala Desa Babakan, Suwardi.

Suwardi membeberkan secara rinci akar permasalahan yang terjadi.

Dia menjelaskan bahwa tidak ada pelarangan pembangunan seperti yang viral di media sosial.

Hanya saja, warga beserta Pemdes Babakan meminta agar pihak yayasan mengganti kendaraan truk ke ukuran yang lebih kecil.

Bukan tanpa alasan. Sebab jalan desa baru saja rampung diperbaiki lewat bantuan Samisade.

“Masalahnya dia kan ngebangun pakai cor, dia gak ada koordinasi sama desa. Saya ditelpon sama warga, pak lurah ini ada mobil cor yang tonasenya tujuh kubik, jadi ada 30 ton tuh berikut mobilnya melintas di jalan samisade yang baru dibangun,” ungkapnya.

“Jalan tersebut kan kalau dikasih mobil cor segitu beratnya ya warga mungkin takut terjadi apa-apa. Akhirnya saya suruh kroscek staff desa, betul gak ada mobil masuk 3 mobil mau ngecor di yayasan, waktu itu staff desa kroscek, begitu kroscek benar ada pengecoran,” tambahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved