Heboh Dikritik Denny Cagur, Dedi Mulyadi Elus-elus Kepala Pelajar Alumni Barak yang Dulunya Pemabuk

Ketika heboh dikritik Anggota DPR dari PDIP Denny Cagur terkait program barak militer, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunggah video anak-anak

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Naufal Fauzy
Kolase: @dedimulyadi71, @dennycagur
DEDI MULYADI DIKRITIK - Ketika heboh dikritik Anggota DPR dari PDIP Denny Cagur terkait program barak militer, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunggah video anak-anak alumni barak militer, Senin (2/5/2025). 

Hingga menanyakan efek minuman itu.

"Pusing itu (diminum) ?," tanya Dedi.

"Siap, pusing," jawa pelajar itu direspons tawa Dedi Mulyadi.

Ketika pelajar itu menyebut merk miras, rupanya di sekitar Dedi ada yang mengenal miras itu.

Yaitu juru kamera anak buah Dedi yang merekam momen itu.

"Kok kamu tahu, kamu suka (minum) juga ya ?," tanya Dedi ke seorang juru kamera di dekatnya.

"Pernah pak," jawa si juru kamera itu.

"Oooh pernah, ini teh pernah, masukin barak !," canda Dedi Mulyadi direspons tawa orang-orang di sekitarnya.

Dikritik Denny Cagur

Anggota DPR RI dari PDIP sekaligus komedian, Denny Cagur bikin heboh netizen setelah mengkritisi kebijakan Dedi Mulyadi.

Dalam sebuah wawancara yang dibagikan di akun TikTok @aanganwar21, Denny Cagur menyebut bahwa tidak semua permasalahan anak bisa diselesaikan dengan program barak militer.

Sebab diungkap Denny, latar belakang dari permasalahan yang dilakukan anak-anak itu berbeda-beda.

Menurut Denny, harusnya yang dicari adalah solusi perindividu untuk tiap anak-anak yang bermasalah.

"Kalau menurut saya, kita harus selesaikan permasalahannya dari, karena masing-masing siswa yang permasalahannya berbeda-beda. Belum tentu berhubungan dengan kedisiplinan," ungkap Denny Cagur, dilansir TribunnewsBogor.com pada Senin (2/6/2025).

"Jadi dalam permasalahan yang berbeda-beda, menurut saya harus diselesaikan dengan masing-masing masalah yang berhubungan dengan disiplin, yang berhubungan dengan moral, yang berhubungan dengan etika, menurut saya dicari jalan keluarnya per masing-masing siswa yang mengalami masalahnya tersebut. Tidak melulu satu barak militer menjadi satu-satunya solusi," imbuhnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved