Pemkot Bogor Rencana Masukan Anak Nakal ke Barak Militer, Kini Susun Kurikulum Belajar

Dandim Kota Bogor, Kolonel Inf Dwi Agung Prihanto mengatakan, teknisnya mulai dari sarana dan prasarana (sarpas) sampai ke penyusunan anggarannya.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
Dok Pemkot Bogor
BARAK MILITER DI KOTA BOGOR - Rencana pendidikan di barak militer untuk anak-anak nakal di Kota Bogor terus dimatangkan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Rencana pendidikan di barak militer untuk anak-anak nakal di Kota Bogor terus dimatangkan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Kodim 0606 Kota Bogor mulai menyusun teknis pelaksanaannya.

Dandim Kota Bogor, Kolonel Inf Dwi Agung Prihanto mengatakan, teknisnya mulai dari sarana dan prasarana (sarpas) sampai ke penyusunan anggarannya.

“Sampai saat ini terus disusun. Bagaimana kurikulumnya, materi pembelajarannya, perlengkapan, dan anggaran,” kata Dandim saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com di Balai Kota Bogor, Senin (2/6/2025).

Khusus sarana, sambung Dandim, saat ini sudah siap.

“Untuk sarana khususnya lokasi pendidikan sudah siap. Kemarin sudah dicek bareng Pak Wali Kota. Tempatnya itu di Yonif 315/Garuda,” ujarnya.

Lokasi tersebut nantinya bisa menampung 100 orang anak-anak.

“Muat 100 orang. Untuk cowoknya 80 orang dan ceweknya 20 orang,” ujarnya.

Untuk waktunya sendiri, Dandim masih belum bisa menyebutkan.

“Untuk waktunya belum disusun karena teknisnya sedang disusun juga,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kota Bogor siap mengirim pelajar 'nakal' ke barak militer sesuai arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya dalam memberikan pembinaan terhadap pelajar yang dicap bandel.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim pun telah meninjau lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat pendidikan.

Nantinya, para pelajar tersebut akan dibina di Yonif 315 Garuda, Kelurahan Gunungbatu, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Dedie Rachim mengungkapkan, tempat tersebut dapat menampung 100 peserta saat program dijalankan.

"Di sini tempatnya sudah ada, kita sedang persiapkan teknis dan anggarannya dan pelatihnya juga sudah siap pak Danyon dibimbing oleh pak Dandim agar bisa melaksanakan program sesuai instruksi dari gubernur Jawa Barat," ujarnya usai melakukan peninjauan, Minggu (1/6/2025).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved