Ancaman Tanah Longsor Intai SDN Cipinang 03 di Rumpin Bogor, Kepala Sekolah Setiap Hari Lihat Langit

Suwarna, Kepala Sekolah SDN Cipinang 03 setiap hari memastikan kondisi cuaca untuk menentukan langkah apa yang harus diambil.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Kondisi SDN Cipinang 03 di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Dianggap tak nyaman untuk kegiatan belajar mengajar karena rawan longsor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kondisi SDN Cipinang 03 di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor dianggap tak nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.

Bukan tanpa alasan. Sebab lokasi SDN Cipinang 03 berbatasan langsung dengan kondisi galian tambang.

Pantauan TribunnewsBogor.com, tembok sekolah bagian belakang berbatasan dengan tanggul galian tambang setinggi sekitar 10-20 meter.

Tak ayal hampir seluruh pihak menginginkan agar SDN Cipinang 03 direlokasi.

Hanya saja saat ini proses relokasi terhambat pembebasan lahan di Desa Rabak Rumpin Bogor. Tanah yang tersedia baru 700 meter dari 3.000 meter persegi yang dibutuhkan.

Mau tak mau, saat ini seluruh siswa masih bertahan belajar di tengah ancaman bencana.

Suwarna, Kepala Sekolah SDN Cipinang 03 mengambil langkah cepat untuk memberi rasa aman kepada peserta didiknya.

Dia setiap hari memastikan kondisi cuaca untuk menentukan langkah apa yang harus diambil.

“Saya mengambil kebijakan kalau hujan turun ya siswa belajar di rumah, antisipasi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. Rabu (4/6/2025).

Sementara itu, terkait kondisi sekolah, Suwarna menegaskan bahwa pihak perusahaan galian tambang terus memberi perhatian.

“Mereka terus komunikasi. Bahkan mereka membuatkan toilet baru dan memperbaiki saluran air sekolah,” tegasnya.

Suwarna berharap agar sekolah yang dipimpinnya dapat segera direlokasi dan muridnya tak lagi dihantui ancaman bencana longsor.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved