Info Tekno

Awas Penipuan Undangan Pernikahan di WhatsApp Masih Marak, Bikin HP Kena Hack, Data Rekening Dicuri

Aksi Hacker yang menyasar para pengguna WhatsApp masih terus terjadi. Meski modus mereka sudah terungkap, mereka masih tetap saja melancarkan aksinya

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Naufal Fauzy
Dok. TribunnewsBogor.com
MODUS HACKER WHATSAPP - Foto tangkapan layar pesan penipuan di WhatsAp yang dikirim Hacker, Minggu (22/6/2025). Aksi Hacker yang menyasar para pengguna WhatsApp masih terus terjadi. Meski modus mereka sudah terungkap, mereka masih tetap saja melancarkan aksinya 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Aksi Hacker yang menyasar para pengguna WhatsApp masih terus terjadi.

Meski modus mereka sudah terungkap, mereka masih tetap saja melancarkan aksinya dengan modus lamanya.

Kemungkinan, para penipu masih berharap kepada para pengguna WhatsApp yang masih kurang sadar akan keamanan digital.

Sehingga bagi pengguna WhatsApp yang sudah paham, alangkah baiknya meminta kerabat, keluarga atau sahabat yang kurang sadar keamanan digital untuk waspada.

Karena sampai Juni 2025 ini, aksi Hacker dengan modus penipuan lamanya masih terjadi.

Seperti pesan penipuan WhatsApp yang diterima pengguna di Bogor per Sabtu (21/6/2025).

Penipuan WhatsApp dengan modus undangan pernikahan file APK masih terjadi.

Undangan pernikahan file APK ini dikirim oleh kontak yang dikenal.

Sehingga kemungkinan kontak yang dikenal tersebut sudah dihack lebih dulu oleh si Hacker.

File undangan pernikahan itu berfile APK (format aplikasi HP Android) dengan ukuran 117 MB.

File tersebut terlihat berformat 'APK', namun oleh si penipu tetap diberi nama 'undangan pernikahan.pdf' bukan 'undangan pernikahan.apk'.

Ini merupakan modus pelaku untuk mengecoh korban.

Selain itu, si penipu juga memberi intruksi bagaimana membuka file tersebut.

Yaitu dengan mengaktifkan izinkan install ketika muncul peringatan di setelan setelah file itu diklik.

Namun nyatanya itu merupakan gerbang menuju peretasan yang menyasar akun-akun penting di dalam HP target termasuk akun rekening untuk menguras isi tabungan target korbannya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved