Beli Sayur Pakai Uang Palsu, Emak-emak di Cibinong Bogor Diamankan Warga
Kejadian bermula saat emak-emak tersebut hendak berbelanja sayuran di sebuah warung di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Tsaniyah Faidah
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Seorang wanita diamankan warga karena diduga mengedarkan uang palsu.
Kejadian itu bermula saat emak-emak tersebut hendak berbelanja sayuran di sebuah warung di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Pada saat melakukan transksi, penjual mencurigai ada yang aneh dari uang yang digunakan oleh wanita tersebut.
"(Pelaku) mengeluarkan uang Rp50 ribu untuk membayar, setelah diterima oleh penjual dan akan diberikan kembalianya merasa ada yang beda," ujar Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Yunli Pangestu, Selasa (8/7/2025).
Setelah menyadari ada yang janggal, penjual sayur meninta wanita tersebut untuk membayar menggunakan uang yang lain.
Akan tetapi, uang kertas yang digunakan oleh pelaku memiliki jenis yang sama dengan uang sebelumnya walaupun pecahannya berbeda.
"Penjual minta uang pas dengan harga Rp10 ribu, dan pelaku mengeluarkan lagi Rp10 ribu, akan tetapi dengan uang yang sama atau palsu," katanya.
Karena uang yang digunakan untuk transaksi palsu semua, penjual pun membatakalkan untuk menjual sayur kepada wanita tersebut.
Hingga akhirnya pelaku pun diamankan oleh warga dan diserahkan kepada Polsek Cibinong untuk ditindaklanjuti.
"Pelaku pergi engga jadi beli sayurnya dan duduk di pinggir jalan depan pangkalan ojek, kemudian warga datang bertanya ke pelaku," katanya.
Adapun identitas pelaku yakni berinisial DA (41) yang saat ini menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian.
| Emak-emak di Parung Bogor Jadi Korban Tabrak Lari, Polisi Sebut Diselesaikan Secara Kekeluargaan |
|
|---|
| Penjualan Obat Tramadol Tersebar di Kota Bogor, Polisi Klaim Warung yang ‘Nyamar’ Sudah Tidak Ada |
|
|---|
| Sedang Ngatur Jalan, Kaki Pak Ogah Terlindas Truk di Gunungputri Bogor |
|
|---|
| Wali Kota Dedie Rachim Prioritaskan Siswa Miskin Masuk Sekolah Negeri: Tidak Perlu Tambahan Beasiswa |
|
|---|
| Modus Peredaran Narkoba di Kota Bogor, 1,6 Kg Sabu-Sabu Disimpan Dalam Bagasi Motor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/beli-sayur-pakai-uang-palsu.jpg)