Ramai Dibully soal Penanganan Covid-19, Anies Baswedan Jawab Ini saat Disebut Ingin Saingi Jokowi

Penanganan Covid-19 Dibully dan Disebut Ingin Saingi Jokowi, Anies Baswedan Jawab Ini Singgung Bawahan Presiden

"Sekarang 3 bulan kemudian, rupanya angka penurunan Covid-19 yang paling besar justru di bulan Maret," tegas Anies Baswedan.

Sang Gubernur DKI Jakarta, menegaskan dirinya tak butuh rating tinggi di media sosial.

"Saya ini dipilih bukan untuk mendapatkan rating tinggi di sosmed," tegas Anies Baswedan.

FOLLOW;

Disinggung soal merasa atau tidaknya Anies Baswedan kerap dibully, sang Gubernur DKI Jakarta pun blak-blakan mengakuinya,

"Tapi ngerasa gak sih banyak yang tidakj suka? Mulai dari yang banyak nge-bully, sampai nyiapin buzzer-buzzer untuk nge- bully, negrasa gak sih?" tanya sang presenter lagi.

"Lho, kalau kita bilang enggak ya aneh dong. Tapi akan ada usaha terstruktur, secara terus menerus di sosial media sampai kapanpun, tidak pernah berhenti., selalu jalan terus. Selama 3 tahun lebih lah," ujar Anies Anies Baswedan.

KRL Jadi Tempat Penularan Covid-19 Kata Anies Baswedan, Begini Tanggapan PT KCI

Tak hanya itu, Anies Baswedan menampik dirinya punya buzzer untuk serang lawan politik.

"Gak, gak ada kita pakai buzzer," tegas Anies Baswedan.

"Kita memang ada orang-orang yang mendukung, tapi tidak ada yang sistematis. Itu di dlaam analisanya itu mereka organik, artinya mereka itu bukan diatur," tambahnya.

Halaman
1234

Berita Populer