Mayat Wanita di Kosan

Temuan Mayat Dalam Kamar Kost Bikin Geger, Warga : Gak Aneh

Perbincangan tersebut dikarenakan image buruk dari kos-kosan itu yang sudah tersebar dan menjadi rahasia umum.

Penulis: Reynaldi Andrian Pamungkas | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Pintu masuk Kost Asri Pancasan di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Senin (1/5/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Ditemukannya mayat di dalam kamar kost pada daerah Kelurahan Pasir Jaya, Bogor, pada Minggu (1/5/2022) pagi tadi membuat geger penghuni kost dan warga sekitar.

Saat jenazah dievakuasi, hal tersebut menjadi sebuah tontonan dan perbincangan untuk warga sekitar.

Perbincangan tersebut dikarenakan image buruk dari kos-kosan itu yang sudah tersebar dan menjadi rahasia umum.

Saat dihampiri ditempat jualannya, di Gang H. Mustofa, Kampung Pulo Empang RT 2/7, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, salah satu warga, Oom Fatimah mengatakan bahwa dengan adanya kejadian tersebut, pagi tadi membuat warga geger dan ingin melihat.

"Kaget tadi pagi ada polisi rame-rame, taunya ada yang meninggal di dalem," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (1/5/2022).

Tapi menurutnya, kejadian tersebut tidak begitu mengejutkan dan aneh, karena para penghuni kos-kosan itu terlihat remaja-remaja yang sering keluar pada malam hari.

Oom juga mengungkapkan bahwa kos-kosan ini biasanya ramai pada sore sampai malam hari.

"Banyak suka pada kumpul-kumpul sih keliatannya orang-orang di kosan sini, kalo korban, saya nggak tau, soalnya banyak yang tinggal disini, anak muda, cewe cowo," katanya.

Diketahui, Kost Asri Pancasan ini adalah kos-kosan campur.

Pantauan wartawan TribunnewsBogor.com konsidi disekitar kos-kosan pasca kejadian tersebut tampak sepi dan warga beraktivitas seperti biasa.

Ia menambahkan bahwa dengan adanya kejadian ini, diharap agar keamanan kos-kosan tersebut dapat diperketat.

"Gak aneh kalo ada apa-apa di dalemnya, tapi saya takut juga kalo ada apa-apa kan jadi warga sini yang tau, yang takut," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved