Proyek Underpass Stasiun Batu Tulis Bogor yang Longsor Hampir Rampung, Lalu Lintas Kembali Normal
dua arah ini kembali diterapkan usai perbaikan tebingan proyek underpass Stasiun Batu Tulis yang longsor pada Kamis (16/11/2023) hampir rampung.
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Jalan Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, kembali bisa dilalui dua arah oleh kendaraan pasca tebingan proyek underpas Stasiun Batu Tulis di kawasan ini longsor pada Kamis (16/11/2023) lalu.
Kendaraan bisa melintas normal di ruas jalan ini.
Pantauan TribunnewsBogor.com Senin (18/12/2023) di lokasi, kendaraan dari arah Lawang Gintung kini bisa langsung menuju kawasan Cipaku, Pamoyanan, tanpa harus berputar di kawasan BNR.
Pun dengan kendaraan dari arah Cipaku, kini tak usah bergantian ketika hendak menuju kawasan Batu Tulis Bogor.
Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Dimas Tiko mengatakan, pemberlakuan ini lebih cepat dua hari.
"Alhamdulillah dari yang semula direncanakan tanggal 20 desember untuk ruas simpang batutulis ini sekarang dibuka. Lebih cepat 2 hari. Kami fungsikan lagi menjadi 2 arus. Dari bawah dan atas bisa dilintasi masyarakat dan pengendara," kata Dimas Tiko dijumpai TribunnewsBogor.com di lokasi, Senin.
Dimas Tiko melanjutkan, dua arah ini kembali diterapkan usai perbaikan tebingan proyek underpass Stasiun Batu Tulis yang longsor pada Kamis (16/11/2023) hampir rampung.
"Infonya di layer 1 sudah selesai (perbaikan). Sehingga, saat ini, jalan bisa digunakan dua arah. Dan hari ini sudah bisa dilintasi juga," tambahnya.
Dimas Tiko pun memastikan, perbaikan tebingan yang memang berada di ruas Jalan Saleh Danasamita ini, tidak memakan lebar jalan.
Lebar jalan, masih tetap sama sebelum tebingan proyek ini longsor.
"Sampai sat ini ruas jalan yang difungsikan masih sama dengan lebar jalan awal. Sengnya sudah dimundurkan kembali oleh pelaksana pekerjaan. Alhamdulilah, tidak ada penyempitan," ungkapnya.
Meski begitu, khusus kendaraan tonase besar, diharapkan tetap menggunakan ruas jalan lain.
"Tapi kami imbau kendaraan dengan tonase berat bisa menggunakan ruas jalan lain seperti tol dan lainnya. Karena untuk menjaga struktur dari jalan yang baru selesai direvitalisasi ini," tambahnya.
Pihaknya berencana, akan membuat kajian soal berat kendaraan yang bisa melintasi jalan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ua-arah-bagi-ken.jpg)