Aksi Kepala Cabang Bank BUMN Lawan 5 Penculik, Tak Berhenti Meronta dari Pasar Rebo Sampai Kemayoran

Kondisi Kepala Cabang Bank BUMN Saat di Dalam Mobil Penculik, Mulut Dilakban, Tak Berhenti Meronta

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Ist
PENCULIKAN KACAB BANK BUMN - Mohamad Ilham Pradipta (KIRI). CCTV penculikan (KANAN). Kondisi Kepala Cabang Bank BUMN Saat di Mobil Penculik, Mulut Dilakban, Tak Berhenti Meronta 

"Satu orang duduk di kursi jok ketiga di belakang itu tidak buat apa-apa," katanya.

Menurutnya yang berhadapan langsung dengan Eras hanya tiga orang.

"Yang memasukan Ilham ke mobil hanya tiga orang. E-W (Eras) yang duduk di samping sopir dan dua orang di jok tengah," katanya.

Ketika dalam mobil, Ilham duduk di tengah diapit dua penculik.

Baca juga: Terjawab Motif Penculikan Kepala Cabang Bank BUMN, Bukan Pinjaman Rp 13 Miliar, Bos Rugi Besar ?

"Pak Ilham dimasukan ke dalam mobil mereka duduk mengapit pak Ilham di tengah," katanya.

Selain itu para penculik ini pun menutup mulut Ilham menggunakan lakban.

"Upaya paksa itu memang benar, pak ilham itu dilakban mulutnya," katanya.

Selama di dalam mobil, menurut pengakuan penculik, Ilham terus melakukan perlawanan dengan meronta-ronta.

Baca juga: Ternyata Kacab Bank BUMN Guru Bela Diri, Istri Heran Lihat CCTV Penculikan : Ayah Kenapa Gak Dilawan

"Dia meronta-ronta sepanjang jalan sampai d Landasan Pacu Kemayoran," katanya.

Pun ketika diturunkan untuk pindah ke mobil lain, Ilham masih terus meronta.

"Jadi saat diturunkan di Landasan Pacu untuk diserahkan ke pihak lain itu beliau memang masih meronta-ronta," katanya.

Namun sayangnya perlawanan Kepala Cabang Bank BUMN Mohamad Ilham Pradipta justru berujung maut.

Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru menerangkan penyebab kematian Ilham akibat hantaman benda tumpul.

Menurutnya luka tersebut terdapat pada bagian dada dan leher.

Tindakan itu kata Prima menyebabkan Ilham mengalami kekurangan oksigen.

"Ada tekanan pada tulang leher dan dada yang menyebabkan dia kesulitan bernapas," katanya.

Ia memastikan tak ada luka sayat pada tubuh Mohamad Ilham Pradipta.

"Lukanya bagian dada dan leher, benda tumpul. Hanya benda tumpul saja," katanya.

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp :

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved