Ini Dia Sopir Rantis Brimob yang Lindas Ojol, Tak Bisa Bedakan Tubuh Affan dengan Batu : Saya Hantam

Inilah Sopir Rantis Brimob yang Lindas Driver Ojol, Tak Bisa Bedakan Tubuh Affan dan Batu : Saya Hantam

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Youtube Kompas TV
BRIMOB LINDAS OJOL - Sopir rantis Brimob (KIRI). Rantis Baracuda lindas ojol (KANAN). Inilah Sopir Rantis Brimob yang Lindas Driver Ojol, Tak Bisa Bedakan Tubuh Affan dan Batu 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sopir kendaraan taktis (rantis) Baracuda Brimob akhirnya buka suara. Dia mengaku tidak bisa membedakan antara tubuh driver ojek online Affan Kurniawan dengan batu.

Sopir rantis Brimob hanya memikirkan cara menyelematkan diri dari amukan massa dibanding menangani luka yang dialami Affan.

Affan Kurniawan ditabrak dan dilindas rantis Baracuda Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025).

Kini ada tujuh orang polisi yang ditangkap dalam tragedi tewasnya driver ojol, Affan Kurniawan.

Mereka adalah :

Kompol C

Aipda M

Bripka R

Briptu D

Bripda M

Baraka Y

Baraka J.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Trunoyudo Wisnu Andiko memastikan bahwa proses hukum yang dijalani tujuh polisi tersebut dilakukan secara transparan.

Menurutnya polisi juga melibatkan pihak ekstenal sebagai bentuk pengawasan dan akuntabilitas publik.

"Seluruh pihak terkait akan kita proses. Tidak ada yang kita tutup-tutupi," katanya.

Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri juga menyiarkan langsung proses pemeriksaan tujuh polisi.

Sopir rantis Baracuda Brimob mengaku tak melihat keberadaan driver ojol saat kejadian.

"Saya tidak mengerti posisi orang karena saya tidak memperhatikan orang kanan kiri, (pandangan) saya ke depan," katanya.

Padahal dari video yang beredar, posisi Affan berada di depan rantis Baracuda, bukan di sisi kanan atau kiri.

Baca juga: Bisikan Anies Baswedan ke Ibu Driver Ojol Korban Brimob, Semprot Anggota DPR yang Meremehkan Publik

Namun sopir berdalih kondisi saat itu cukup mengkhawatirkan karena massa sudah menyerang mobil dari segala sisi.

"Memang itu sudah nyerang. Saya gak memperhatikan, saya nyalain sirine supaya minggir, saya berupaya," katanya.

Terlebih kondisi malam itu kondisi jalanan sudah banyak batu.

Sehingga sopir mengaku tak bisa membedakan tubuh driver ojol dengan batu.

Baca juga: Gofar Hilman Heran Rantis Brimob Ngebut Sampai Lindas Ojol, Dokter Tirta : Gak Masuk Akal Sehat

"Saat itu jalanan itu sudah banyak batu, saya gak ngerti apakah itu, iya gak bisa bedakan mana batu, pecahan yang tengah itu, itu saya hantam aja. Karena kalau gak saya terobos itu selesai pak udah. massa penuh," kaca.

Mobil rantis Baracuda Brimob merek Mercedes-Benz 4x4 memiliki ground clearence atau jarak vertikal dari titik terendah bodi ke permukaan tanah, yang cukup tinggi.

"Tinggi," katanya.

Ditambah lagi sopir mengaku tak bisa melihat secara bersih karena kondisi penuh asap.

"Kaca saya itu kan gelap, saat itu asap penuh, kan kami habis nembak habis diserang kan. Saya pakai lampu tembak saya fokus ke depan, lurus supaya dia minggir," katanya

Setelah melindas Affan, ia melarikan diri demi bisa menyelamatkan nyawa personel yang ada dalam mobil.

"Saya izin pak, selamat sangat bersyukur karena dalam pikiran kami, satu mobil sudah gak bisa lari, massa itu di depan itu," katanya.

Berdasarkan pantauan dari siaran langsung tersebut, ketujuh anggota Brimob tersebut duduk berjajar menggunakan kaos berwarna hijau yang bertuliskan "Titipan Patsus Propam Polri". 

Dengan komposisi lima orang duduk di depan, dan berhadapan dengan sejumlah pemeriksa dari Biro Paminal Diviisi Propam Polri. 

Sedangkan dua orang duduk di belakang lima orang tersebut. 

Baca juga: Jejak Karir hingga Kekayaan Irjen Asep Edi Suheri, Kapolda Metro yang Nyaris Diamuk Ojol Rekan Affan

Namun sayangnya, pemeriksaan tersebut tidak dapat dengan jelas disimak karena suara yang saling bersautan. 

Sebab, pemeriksaan ketujuh anggota Brimob tersebut dilakukan secara bersamaan dan bersebelahan. 

Hingga pukul 15.00 WIB, pemeriksaan terhadap ketujuh anggota Brimob itu masih terlihat berlangsung.

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp :

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved