Sindir MPR RI Soal Tawaran Pekerjaan untuk Josepha Alexandra, Bima Yudho : Kerja Jadi Buzzer ?

Sindir MPR Soal Tawaran Pekerjaan untuk Josepha Alexandra, Bima Yudho : Kerja Jadi Buzzer ?

Tayang:
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Ist/Ist
POLEMIK LCC MPR : Josepha Alexandra (KIRI). Anggota MPR Rifqinizamy Karsayuda (KIRI). Sindiran Soal Tawaran Pekerjaan dari MPR untuk Josepha Alexandra 

Ringkasan Berita:
  • Bima Yudho mempertanyakan tawaran beasiswa ke China dan pekerjaan dari MPR RI untuk Josepha Alexandra setelah polemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026.
  • Menurut Bima, tawaran tersebut diduga bagian dari upaya meredam kritik terhadap kesalahan juri dalam lomba yang viral di media sosial.
  • Bima menyarankan Josepha mencari beasiswa langsung dari kampus atau pemerintah luar negeri agar tidak dianggap menjadi alat politik.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Bidang pekerjaan yang ditawarkan MPR RI untuk Josepha Alexandra kini dipertanyakan. 

Tawaran tersebut datang setelah Josepha berani melayangkan protes atas penilaian juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Juri menilai jawaban yang diberikan Josepha salah.

Sedangkan regu lain yang menjawab sama persis dengan Josepha justru dinilai benar dan mendapat point.

Atas kelalaian juri, MPR RI melayangkan permintaan.

Bahkan Josepha juga mendapat tawaran pekerjaan.

Walau begitu Konten kreator TikTok Bima Yudho mempertanyakan bidang pekerjaan yang ditawarkan pada Josepha.

"Dan lu dijanjiin dapat kerja setelah lulus, kerja apa dulu pak bu tanya. Toh lu juga belum nemu interest lu apa langsung dijanjiin kerja, kerja jadi buzzer ? Hati-hati lho ini long game lho," katanya.

Ia menyarankan agar Josepha Alexandra lebih baik mencari beasiswa sendiri ketimbang menerima pemberian dari MPR.

"Mending kalau kata gua cari eksternal beasiswa dari negara tujuannya langsung, goverment atau dari kampusnya langsung. Semangat Josepha jangan mau dijadikan alat politik," katanya.

Bima juga menyoroti beasiswa ke China yang ditawarkan untuk Josepha.

Baca juga: MPR Ulang Lomba Cerdas Cermat 2026, SMAN 1 Pontianak Tidak Ikut : Kami Tidak Maksud Anulir Hasil

"Karena ibaratnya kalau lu ambil beasiswa ini lu bikin perjanjian dengan iblis, dengan setan, dengan dajjal karena yang ngasih beasiswa ke lu juga orang dari MPR," katanya.

Bima berpendapat tawaran tersebut sebagai rangkaian dari management komunikasi untuk meredam polemik yang terjadi dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI.

"Yang mana kita tahu bahwa agenda ini itu untuk memanage communication crisis yang ada di Lomba Cerdas Cermat MPR," katanya.

Langkah itu kata Bima dilakukan agar persoalan kelalaian juri Dyastasita dan Indri Wahyuni ini tidak merembet pada masalah lain.

Baca juga: Kejanggalan Beasiswa MPR untuk Josepha, Disarankan Tak Diambil : Jangan Mau Dijadikan Alat Politik

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved