Info UMKM Bogor
Dari Gang Kecil Tembus Luar Negeri, Roti Dobitos Kitchen Bogor Jadi Primadona: Sekali Buka Habis!
Dari dapur rumahan di gang kecil kawasan Pasir Kuda, Bogor Barat, Dobitos Kitchen menjadi UMKM yang produknya dinikmati hingga mancanegara.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Tak menggunakan bahan pengawet, tak buka setiap hari, namun setiap kali toko dibuka, roti selalu habis dalam hitungan jam.
Dari dapur rumahan di gang kecil kawasan Pasir Kuda, Bogor Barat, Dobitos Kitchen tumbuh menjadi UMKM roti yang kini produknya dinikmati hingga luar pulau, bahkan menembus pasar internasional.
Dobitos Kitchen berlokasi di Jl. Jabaru 1 No. 9, Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Letaknya tidak berada di pinggir jalan besar, melainkan di dalam gang kecil dekat Alfamart Perempatan Pasir Kuda.
Usaha ini dirintis oleh Ussy, yang memulai Dobitos Kitchen secara online pada Januari 2025.
Awalnya, penjualan dilakukan melalui media daring dengan sistem pre-order. Dari respons pelanggan yang terus meningkat, Ussy melihat peluang untuk melangkah lebih jauh.
“Untuk soft sourdough ini aku mulai dari Januari 2025. Awalnya buka online dulu. Karena online sudah mulai rame, akhirnya aku lihat demand-nya dan memutuskan buka offline,” ungkap Ussy.
Sekitar Juli 2025, Dobitos Kitchen mulai melayani pembeli secara langsung. Meski begitu, sistem penjualan tetap dibuat terbatas demi menjaga kualitas, kesegaran, dan konsistensi produk yang dihasilkan.
Soft Sourdough yang Disesuaikan dengan Lidah Lokal
Dobitos Kitchen memilih fokus pada soft sourdough, roti fermentasi alami yang dibuat lebih lembut dibanding sourdough pada umumnya.
Sourdough sendiri dikenal sebagai roti yang dibuat menggunakan ragi alami hasil fermentasi, tanpa bahan pengembang instan. Proses ini menghasilkan aroma khas, rasa asam ringan, serta tekstur yang lebih sehat.
Menurut Ussy, sourdough bergaya Eropa umumnya bertekstur lebih keras, sementara konsumen Indonesia cenderung menyukai roti yang empuk dan nyaman disantap.
“Sourdough yang Eropa itu tipenya cenderung keras. Sedangkan di Indonesia orang-orang lebih suka roti yang lembut. Dari situ aku mulai tertarik bikin soft sourdough,” katanya.
Pendekatan inilah yang membuat Dobitos Kitchen mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk konsumen yang baru pertama kali mencoba sourdough.
Produksi Tanpa Pengawet, Butuh Proses Tiga Hari
Baca juga: 22 Tahun Gak Naik Harga! UMKM Roti Unyil Masshita Bogor Tetap Rp 2.000, Kualitas Bahan Jadi Kunci
| Legendaris Sejak 1970, Intip Rahasia Dodol Bojong Indira’f Bogor yang Tetap Legit Tanpa Pengawet |
|
|---|
| Jaga Resep Warisan, Jamu Gendong Putri asal Bogor Laku 1000 Botol Seminggu karena Rempah Alami |
|
|---|
| Sosok Mukhlis Pendiri Rumah Anorganik di Bogor: Ubah Limbah Jadi Cuan, Produknya Sampai ke Hotel |
|
|---|
| LaQuisha PastaNda, UMKM Rumahan di Bogor Tawarkan Menu Pasta Homemade dan Less Sugar |
|
|---|
| UMKM Rasakoe Asal Bogor Sukses Ekspor Bumbu Nusantara, Produksi 15 Ton Setiap Bulan Tanpa Pengawet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/sourdough-Dobitos-Kitchen.jpg)