Info UMKM Bogor

Gurihnya Cuan Bawang Goreng di Ciomas Bogor, Modal Bumbu Dapur Omzet Bisa Jutaan Rupiah!

Kisah sukses Bawang Goreng Ciomas yang mampu menjual puluhan toples setiap hari hingga jadi langganan para pedagang kuliner di Bogor.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Riga Fasya Dwi Jamaludin/Politeknik Negeri Jakarta
UMKM BOGOR - Siapa sangka bumbu dapur bisa jadi mesin uang? Simak kisah sukses Bawang Goreng Ciomas yang mampu menjual puluhan toples setiap hari. 

Ringkasan Berita:
  • Usaha Bawang Goreng Ciomas di Kabupaten Bogor berhasil mengubah bumbu dapur menjadi bisnis menguntungkan.
  • Bawang Goreng Ciomas bisa meraup omzet jutaan rupiah dan penjualan mencapai 70 toples per hari.
  • Meski penjualan stabil, pelaku usaha menghadapi tantangan utama berupa fluktuasi harga bawang merah.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIOMAS – Siapa sangka, bawang merah yang selama ini dikenal sebagai bumbu dapur utama dapat diolah menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bernama Bawang Goreng Ciomas berhasil membuktikan bahwa bawang merah bisa menjadi sumber penghasilan dengan omzet jutaan rupiah.

Bawang merah memang tidak pernah lepas dari berbagai masakan Nusantara.

Selain digunakan sebagai bumbu dasar, bawang merah goreng juga kerap menjadi pelengkap yang menambah cita rasa pada beragam hidangan.

Melihat potensi tersebut, Andri selaku owner Bawang Goreng Ciomas memulai usaha bawang goreng ini sejak satu tahun lalu.

Produk Bawang Merah Ciomas diproduksi langsung di Jakarta, kemudian didistribusikan ke sejumlah cabang, termasuk cabang Ciomas, Bogor.

Bawang goreng ini dikenal memiliki rasa gurih dan tekstur renyah, sehingga banyak diminati oleh konsumen.

Tak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, produk ini juga sering digunakan sebagai topping oleh pedagang kuliner, seperti penjual bubur, sate ayam, soto mie, soto ayam, hingga nasi uduk.

UMKM BOGOR – Deretan toples Bawang Goreng Ciomas produksi UMKM bawang merah yang dikemas rapi dan siap dipasarkan dengan harga terjangkau mulai Rp8.000 per toples.
UMKM BOGOR – Deretan toples Bawang Goreng Ciomas produksi UMKM bawang merah yang dikemas rapi dan siap dipasarkan dengan harga terjangkau mulai Rp8.000 per toples. (TribunnewsBogor.com/Riga Fasya Dwi Jamaludin/Politeknik Negeri Jakarta)

Ardi, staf karyawan Bawang Goreng Ciomas cabang Ciomas, mengatakan bahwa penjualan bawang goreng cukup stabil setiap harinya. Dalam sehari, mampu menjual puluhan toples bawang goreng kepada pelanggan.

“Dalam sehari penjualan bisa mencapai sekitar 70 toples. Paling sedikit biasanya sekitar 50 toples,” ujar Ardi saat ditemui di ruko tempat usaha.

Ia menjelaskan, salah satu keunggulan produk ini terletak pada bahan baku yang digunakan.

Bawang goreng diproduksi dari bawang merah asli pilihan, sehingga rasa bawang tetap terasa kuat meski sudah digoreng.

Selain itu, teksturnya yang renyah dan garing menjadi pembeda dibandingkan bawang goreng pada umumnya di pasaran.

Produk bawang goreng dikemas dalam toples dengan beberapa pilihan ukuran. Harga jual ditetapkan berdasarkan ukuran kemasan.

Satu toples bawang goreng dijual dengan harga mulai dari Rp8.000 hingga Rp12.000. Harga tersebut dinilai terjangkau, baik bagi konsumen rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner.

Baca juga: Mysari Pala: UMKM Bogor yang Mengubah Buah Lokal Jadi Ragam Camilan dan Minuman Unik

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved