Jelang Ramadan, Eko Prabowo Ajak Warga Kota Bogor Menata Hati dan Memperbaiki Akhlak
Tabligh Ramadan merupakan ajakan untuk menata hati, memperbaiki akhlak, dan mempererat persaudaraan. Ramadan adalah momentum pendidikan rohani
Ringkasan Berita:
- Ramadan merupakan momentum pendidikan rohani dan pembinaan karakter bagi umat Islam melalui ibadah.
- Kehidupan keagamaan sebagai fondasi penting dalam membangun Kota Bogor yang rukun.
- Seluruh masyarakat Kota Bogor harus ikut bersama-sama menjaga ketertiban, toleransi, keharmonisan sosial, serta kebersihan lingkungan.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kota Bogor, Eko Prabowo, mengatakan, bahwa kegiatan Tabligh Akbar menjadi ikhtiar bersama dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini juga sekaligus momentum untuk menata hati, memperbaiki akhlak, dan mempererat persaudaraan.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan yang berlangsung di Masjid Ar-Rahman, Jalan H Achmad Sobana, Kota Bogor, Senin (16/2/2026).
Kegiatan Tabligh Akbar juga dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, bersama para tokoh agama dan masyarakat setempat.
Eko Prabowo menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum pendidikan rohani dan pembinaan karakter bagi umat Islam melalui ibadah, keikhlasan, dan pengendalian diri.
“Tabligh Ramadan merupakan ajakan untuk menata hati, memperbaiki akhlak, dan mempererat persaudaraan. Ramadan adalah momentum pendidikan rohani dan pembinaan karakter,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meyakini kehidupan keagamaan sebagai fondasi penting dalam membangun Kota Bogor yang rukun, aman, dan sejahtera.
Eko juga menegaskan komitmen Pemkot Bogor dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji bagi calon jemaah haji asal Kota Bogor melalui fasilitasi daerah, pembinaan, serta penguatan layanan pendukung sebelum keberangkatan.
Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Bogor untuk bersama-sama menjaga ketertiban, toleransi, keharmonisan sosial, serta kebersihan lingkungan.
“Mari kita ciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif agar ibadah Ramadan dapat berjalan dengan khusyuk dan kehidupan bermasyarakat tetap harmonis,” tuturnya.
Sementara itu, penceramah K.H. Muhammad Haris dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa persiapan menyambut Ramadan perlu dilakukan secara sungguh-sungguh, salah satunya dengan memperbanyak ibadah sejak Bulan Syakban.
“Kalau menyambut Ramadan itu tidak terlihat, karena Ramadan bersifat abstrak. Namun, Rasulullah mencontohkan dengan memperbanyak puasa di Bulan Syakban, karena di bulan inilah amal ibadah diangkat, dinilai, dan ditentukan umur kita dalam setahun,” jelasnya.(*)
| DPRD Minta Semua yang Terlibat Kasus Gadai SK Satpol Kota Bogor Dipanggil, Jujur Soal Aliran Uang |
|
|---|
| Hujan Deras Guyur Kota Bogor Siang Ini, BMKG Prediksi Hujan Sampai Malam, Berpotensi Petir |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Bogor Kamis 16 April 2026, Suhu Udara Siang 30 Derajat, Sore Potensi Hujan |
|
|---|
| Bukan Hanya ke Bank, Kasubag Gadai SK Anggota Satpol PP Kota Bogor untuk Pinjol, Aliran Uang Kemana? |
|
|---|
| Kawal Mediasi Buruh, DPRD Kota Bogor Ingatkan PT Aegis Segera Lunasi Upah dan THR |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Tablig-Akbar-Ramadan1.jpg)