Alat Berat Mulai Bekerja, Kawasan Eks Pasar Bogor Bakal Dikembangkan Jadi Lokasi Modern

Pemkot Bogor berencana membangun kembali pasar dan plaza Pasar Bogor ini menjadi pasar tematik yang lebih modern.

Tayang:
Dokumentasi Diskominfo Kota Bogor
ALAT BERAT DIKERAHKAN -- Proses pembongkaran bangunan Pasar Bogor dan Plaza Bogor, Kota Bogor terus berlangsung. Sampai pertengahan Maret 2026 ini, progres pembongkaran tercatat sudah mencapai sekitar 80 persen. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Proses pembongkaran bangunan Pasar Bogor dan Plaza Bogor, Kota Bogor terus berlangsung.

Sampai pertengahan Maret 2026 ini, progres pembongkaran tercatat sudah mencapai sekitar 80 persen.

Sebagian besar bangunan pasar bahkan sudah hampir rata dengan tanah.

Pantauan TribunnewsBogor.com di lokasi, deru suara mesin alat berat semakin kencang terdengar.

Seolah tak mau berhenti merobohkan bangunan pasar berlantai lima.

Terik panas sinar matahari, Sabtu (13/3/2026) tak menyurutkan semangat petugas alat berat untuk merobohkan bagian demi bagian dari bangunan Pasar Bogor,

Ya, alat berat dan manusia berkompromi, bahu membahu meratakan pasar yang telah menjadi icon Kota Bogor sejak 1970-an ini.   

Seperti diketahui, Pemkot Bogor berencana membangun kembali pasar dan plaza Pasar Bogor ini menjadi pasar tematik yang lebih modern.  

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Jenal Abidin mengatakan, proses pembongkaran sejauh ini berjalan lancar dengan hanya menghadapi kendala minor di lapangan. 

"Terakhir Pasar Bogor itu yang pasarnya sudah 70 sampai 80 persen. Untuk yang gedung Plaza Bogor kurang lebih masih di angka 20 persen,” ujar Jenal Abidin.

Meski dikebut, aktivitas pembongkaran akan dihentikan sementara menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pekerjaan direncanakan berhenti mulai dua hari sebelum Lebaran hingga dua hari setelahnya. 

“Di H-2 sampai H+2 Lebaran itu off. Jadi berhenti karena kita menghormati Hari Raya Idulfitri. H+3 sudah bisa dimulai lagi,” jelasnya. 

Secara keseluruhan, proses pembongkaran Pasar Bogor dan Plaza Bogor ditargetkan rampung dalam waktu enam bulan.

Pekerjaan tersebut dikerjakan oleh pemenang lelang, yakni PT Tami Raya Abadi dengan nilai kontrak sekitar Rp7,5 miliar. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved