Breaking News

Sosok Pemilik Usaha Mie Wayang Berbahan Kimia yang Pabriknya Digerebek Polisi, Bukan Orang Bogor

W merupakan pengusaha yang mengontrak rumah di Kedunghalang yang kemudian dijadikan tempat home industri Mie Wayang.

Tayang:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
MI PANGSIT BERBAHAN KIMIA DI BOGOR - Penampakan rumah kontrakan di Kedunghalang, Kota Bogor disegel Polisi setelah dijadikan home industri Mie Wayang dan digerebek karena dugaan bahan kimia berbahaya, Selasa (2/12/2025). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pemilik usaha mie dan kulit pangsit home industri Mie Wayang yang digerebek polisi karena dugaan menggunakan bahan kimia berbahaya di Kedunghalang, Kota Bogor terungkap.

Pemilik usaha tersebut diketahui pria berinisial W yang berusia sekitar 40-an tahun.

W merupakan pengusaha yang mengontrak rumah di Kedunghalang yang kemudian dijadikan tempat home industri Mie Wayang.

Pria berinisial W ini pun sudah mengontrak rumah itu dalam waktu yang lama.

"Udah lama, kurang lebih ada lima tahun," kata Feri Sulistyo, ketua RT setempat kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (2/12/2025).

Setahu Feri, pemilik usaha home industri merupakan warga pendatang asal Cilacap, Jawa Tengah.

"Bukan warga sini, pendatang, dari Cilacap, ngontrak di sini," kata Feri.

Sebelum mengontrak rumah di wilayahnya, kata Feri, W ini sempat membuka home industri di tempat lain yang masih di wilayah Kota Bogor.

Informasi ini dia dapat Ketua RT lain yang mengaku wilayahnya sempat ditempati W untuk usaha home industri.

"Sebelumnya pernah di Graha Indah di depan, ada RT di sana ngasih tahu. Terus pindah ke sini," kata Feri.

Namun Feri tak mengetahui pasti alasan W ini pindah kontrakan ke wilayahnya.

Selama membuka home industri di wilayahnya, kata Feri, W tidak tinggal bersama keluarganya.

Rumah itu hanya ditempati W dan beberapa pekerjanya.

Namun, kata dia, keluarga pemilik usaha Mie Wayang itu juga sempat datang berkunjung beberapa kali.

"Di sini tinggal sama pekerjanya, keluarganya kadang di sini pernah, kadang di Cilacap," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved