Orasi Guru Besar UIKA Bogor Prof Syaiful, Tekankan Sistem Transportasi Berkelanjutan

Prof. Syaiful menyampaikan Orasi Ilmiah Guru Besar berjudul “Membangun Transportasi Handal dan Berkelanjutan sebagai Pilar Indonesia Maju.”

Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Ardhi Sanjaya
Ist/Ist
Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Dr. H. Syaiful, S.T., M.T. sebagai Guru Besar Bidang Sistem Transportasi dalam Sidang Senat Terbuka 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Dr. H. Syaiful, S.T., M.T. sebagai Guru Besar Bidang Sistem Transportasi dalam Sidang Senat Terbuka UIKA Bogor,  di Puri Begawan Kota Bogor. Pengukuhan tersebut menjadi momen penting dalam penguatan keilmuan transportasi di lingkungan pendidikan tinggi swasta.

Prof. Syaiful menyampaikan Orasi Ilmiah Guru Besar berjudul “Membangun Transportasi Handal dan Berkelanjutan sebagai Pilar Indonesia Maju.” 

Ia mengatakan bahwa sistem transportasi merupakan elemen strategis dalam pembangunan nasional, tidak hanya sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai instrumen pemerataan wilayah, penguatan ekonomi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Menurut Prof. Syaiful, tantangan transportasi Indonesia saat ini semakin kompleks, ditandai dengan peningkatan jumlah kendaraan bermotor, kemacetan perkotaan, kesenjangan layanan antarwilayah, serta dampak lingkungan yang kian nyata. 

Oleh karena itu, pembangunan sistem transportasi harus diarahkan pada prinsip keandalan, keselamatan, keterjangkauan, dan keberlanjutan.

Dalam orasinya, ia menekankan pentingnya integrasi antarmoda transportasi, penguatan angkutan umum massal seperti BRT, MRT, LRT, dan KRL, serta pemanfaatan teknologi transportasi cerdas untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan. 

Selain itu, pengembangan kendaraan listrik dan penerapan konsep Transit Oriented Development (TOD) dinilai sebagai langkah strategis untuk menekan ketergantungan pada kendaraan pribadi dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

“Transportasi berkelanjutan tidak bisa dibangun secara parsial. Diperlukan sinergi antara kebijakan, teknologi, infrastruktur, dan tata kelola yang baik agar sistem transportasi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Prof. Syaiful.

Pada kesempatan yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian akademik Prof. Syaiful. 

Ia menyebut bahwa di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV, khususnya pada perguruan tinggi swasta, Prof. Syaiful merupakan profesor dengan kepakaran di bidang transportasi, yang keilmuannya dinilai strategis dan relevan dengan tantangan pembangunan saat ini.

“Keberadaan Guru Besar dengan kepakaran sistem transportasi di perguruan tinggi swasta merupakan aset penting. Ini menunjukkan bahwa pengembangan keilmuan strategis tidak hanya tumbuh di perguruan tinggi negeri, tetapi juga di kampus swasta yang konsisten membangun kualitas akademiknya,” ujar Dr. Lukman.

Pengukuhan Prof. Syaiful dilakukan melalui prosesi resmi akademik, diawali dengan penyerahan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV, dan dilanjutkan dengan pengalungan bandul Guru Besar oleh Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si.

Dengan dikukuhkannya Prof. Syaiful, UIKA Bogor kini memiliki 18 Guru Besar. 

Berdasarkan data LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, capaian tersebut menempatkan UIKA Bogor sebagai salah satu perguruan tinggi swasta dengan jumlah Guru Besar terbanyak di wilayah Jawa Barat dan Banten, sekaligus memperkuat peran UIKA dalam pengembangan riset dan keilmuan strategis.

Sidang senat terbuka ini turut dihadiri oleh Wali Kota Bogor, perwakilan Kopertais, anggota DPRD Kota dan Kabupaten Bogor, jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, serta kolega Prof. Syaiful. 

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan dukungan terhadap penguatan peran perguruan tinggi dalam pembangunan berbasis ilmu pengetahuan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved