Sisi Lain Bogor
Berburu Harta Karun di Pasar Loak Kota Bogor, Jam Tangan Rp 5 Ribu, Ada Merk Apple Hingga Casio
Pantauan TribunnewsBogor.com, Senin. (5/1/2026), para pedagang barang bekas ini berjejer di salah satu sisi pinggir jalan.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Tsaniyah Faidah
Ringkasan Berita:
- Pasar Loak berlokasi di Jalan Merdeka Bogor Tengah, hanya 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Bogor dan Alun-alun.
- Menjual berbagai barang bekas mulai dari jam tangan, kamera vintage, pakaian, hingga elektronik bermerek.
- Harga di Pasar Loak Jalan Merdeka sangat terjangkau, mulai dari Rp 5.000 untuk jam tangan hingga Rp 20.000
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bagi para pemburu barang antik dan kolektor barang branded dengan harga miring, Pasar Loak di Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, menjadi destinasi yang tak boleh dilewatkan.
Berawal dari lapak-lapak pedagang yang direlokasi dari kawasan Pasar Anyar, kini pusat barang bekas ini menjelma menjadi surga "harta karun" yang menawarkan barang mulai dari harga Rp 5.000 saja.
Pantauan TribunnewsBogor.com, Senin (5/1/2026), para pedagang tampak berjejer di sepanjang pinggir jalan yang menerapkan sistem satu arah menuju Jembatan Merah.
Menggunakan alas terpal sederhana hingga meja kayu, mereka menjajakan berbagai barang mulai dari jam tangan, kamera vintage, hingga ponsel bermerek.
Banyak pengendara yang melintas berhenti sejenak untuk melihat-lihat barang-barang yang dijajakan.
"Udah ambil aja, Rp 5.000 aja," ucap Encip (78), salah satu pedagang veteran saat menawarkan jam tangan bekas kepada pembeli.
Encip bukan orang baru di dunia perloakan Bogor.
Ia mengaku sudah mulai berjualan sejak usia 12 tahun.
Baginya, Pasar Loak Jalan Merdeka bukan sekadar tempat mencari nafkah, melainkan saksi bisu perkembangan Kota Bogor.
Dulu, ia dan rekan-rekannya mangkal di dekat Pasar Anyar sebelum akhirnya menetap di Jalan Merdeka usai ditertibkan Satpol PP.
Barang yang ditawarkan pun beragam dan seringkali tak terduga.
Mulai dari merek Apple, Casio, hingga Sony tersedia di sini.
Namun, pengunjung harus ekstra jeli, sebab kondisi barang bervariasi dari yang masih berfungsi normal hingga yang sudah mati total atau sekadar untuk pajangan.
Harganya pun sangat bersahabat bagi kantong pelajar maupun kolektor.
| Kisah Ajis 34 Tahun Kayuh Becak di Menteng Bogor, Pernah Jadi Juragan Sampai Susah Cari Penumpang |
|
|---|
| Cerita Halimi 25 Tahun Jualan Minuman Legendaris Lahang di Bogor, Keunikannya Pikat Wisatawan |
|
|---|
| Sisi Lain Gang Selot Kota Bogor, Simpan Kisah Pesilat Ditantang Tentara Jepang, Mirip Film Ip Man |
|
|---|
| Asal Muasal Nama Gang Selot Kota Bogor, Kerap Bikin Orang Salah Kaprah, Rupanya Ada Sejarahnya |
|
|---|
| Bertemu Penarik Perahu Eretan Kota Bogor, Kenang Indahnya Sungai Cisadane Puluhan Tahun Lalu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Berburu-Harta-Karun-di-Pasar-Loak-Kota-Bogor.jpg)