Wajah Baru Jalan Bojongkoneng

Akses Jalan Menuju Kediaman Prabowo di Bogor Ada yang Nyaris Amblas, Padahal Sudah Dipersolek

Akses jalan di kawasan Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor menuju kediaman Presiden Prabowo ada yang nyaris amblas.

|
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: khairunnisa
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
WAJAH BARU JALAN BOJONGKONENG -- Kondisi akses Jalan Gunungbatu, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor yang sering dilintasi Presiden Prabowo Subianto, Rabu (7/1/2026). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Akses jalan di kawasan Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor yang merupakan akses menuju kediaman Presiden Prabowo rupanya ada yang nyaris amblas kendati udah dipersolek.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Rabu (7/1/2026), kondisi jalan seperti Jalan Babakan - Bojongkoneng, Jalan Gunungbatu yang mengarah ke Garuda Yaksa terpantau hampir semua ruasnya sangat mulus.

Belum lagi dipersolek dengan hiasan tugu kujang dan bendera merah putih di sepanjang jalan.

Namun terpantau ada satu ruas jalan yang biasa dilintasi Presiden dan para pejabat ini yang rupanya terancam amblas.

Titik ruas jalan yang terancam amblas ini berada di Jalan Gunungbatu dekat simpang jalan menuju Kampung Curug.

Terpantau, titik ruas jalan itu retak dan permukaannya sedikit turun sehingga membuat keretakan jalan terlihat menganga.

Di dekat jalan retak itu di simpang ada jalan rusak ke arah Kampung Curug.

Baca juga: Reaksi Warga Soal Akses Jalan ke Kediaman Prabowo di Bogor Kini : Ayeuna Mah Leucir !

Ketika TribunnewsBogor.com mencoba berbelok menyusuri jalan itu, banyak titik jalan rusak, terbelah, tinggal kerikil, dan terlihat ada bekas perbaikan.

Namun jalan yang rusak parah itu bukan jalan yang biasa dilintasi Prabowo ketika pulang ke kediamannya di Garuda Yaksa, melainkan jalan menuju perkampungan dan tempat wisata.

Pergerakan tanah di kampung itu nampaknya ikut berdampak ke Jalan Gunungbatu yang biasa dilintasi Presiden.

Menurut warga sekitar, Jajang (49), pergerakan tanah yang cukup merusak di wilayahnya sudah terjadi beberapa kali, diantaranya tahun 2022 dan tahun 2024 kemarin.

Pergeseran tanah ini seakan-akan merembet dan meluas, yang tadinya lokasinya agak jauh dari akses Jalan Gunungbatu yang sering dilintasi Presiden, tapi terus kian mendekat.

"Yang tahun 2022 sebelah sana, kalau yang sebelah sini tahun 2024 kemarin," kata Jajang kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (7/1/2026).

Tak hanya merusak akses jalan kampung, rumah-rumah warga di Kampung Curug ini juga rusak termasuk rumah Jajang sendiri.

"Kemarin rapat katanya tahun 2026 sekarang warga (terdampak) mau direlokasi," ungkap Jajang.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved