Info Bendung Katulampa

UPDATE Bendung Katulampa 29 Januari 2026: Status Siaga 4, Waspada Hujan Awet dari Pagi sampai Siang

Tinggi muka air Bendung Katulampa mencapai 60 cm dengan status Siaga 4 pada 29 Januari 2026 pagi, di tengah guyuran hujan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
istimewa
UPDATE BENDUNG KATULAMPA - Tinggi muka air Bendung Katulampa mencapai 60 cm dengan status Siaga 4 pada Kamis (29/1/2026) pagi, di tengah guyuran gerimis yang diprediksi BMKG akan bertahan hingga siang hari. 

Bendung Katulampa

Selain digunakan sebagai peringatan dini banjir, Bendung Katulampa Kota Bogor juga berfungsi membagi aliran Sungai Ciliwung untuk saluran irigasi pertanian.

Terpantau di Bendung Katulampa sendiri, memang aliran Sungai Ciliwung dibagi alirannya ke Kali Baru.

Pembagian aliran Sungai Ciliwung ini juga terpantau menggunakan bendung dengan lima lubang pintu air.

Lubang pintu air ini juga bisa dibuka tutup secara manual.

Sehingga debit air yang masuk dari Sungai Ciliwung bisa diatur sesuai kebutuhan.

Dibangun sejak zaman kolonial, di beberapa area bangunan Bendung Katulampa ini juga ditemukan istilah-istilah berbahasa Belanda.

Diperkirakan, bendungan ini sudah berdiri 100 tahun lebih sebagai bendungan peringatan dini banjir dan juga untuk saluran irigasi pertanian.

Dalam sejarahnya, Bendungan Katulampa ini juga dikatakan mampu mengairi irigasi pertanian yang mencapai ribuan Hektare.

"7.000 Hektare (lahan pertanian)," kata Petugas Operasional Pemeliharaan Bendung Katulampa, Muhammad Alwan menjelaskan soal sejarah irigasi tersebut kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (28/1/2026).

Namun hal itu kini hanyalah tinggal cerita, karena kondisinya telah berubah jauh.

Kata Alwan, kini luas lahan pertanian yang dialiri irigasi dari Ketulampa sudah jauh berkurang.

Bahkan berkurangnya lahan pertanian ini terbilang cukup drastis.

Dari ribuan Hektare lahan pertanian, kini hanya tersisa beberapa ratus Hektare.

"Sekarang tinggal sisa 333 Hektare," kata Alman.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved