Pelajar SMK Hanyut
Kepala SMKN 1 Ciomas Bogor Pastikan Pelajarnya yang Tewas Hanyut di Cisadane Bukan Korban Bullying
Kepala SMKN 1 Ciomas Bogor, Kartanto menegaskan tidak ada kasus bullying atau perundungan terhadap MY (16)
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Naufal Fauzy
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Kepala SMKN 1 Ciomas Bogor, Kartanto menegaskan tidak ada kasus bullying atau perundungan terhadap salah satu muridnya yakni MY (16) yang ditemukan meninggal dunia usai hanyut di aliran Sungai Cisadane.
MY sendiri bisa hanyut sebab ia loncat dari atas Jembatan TB M Falak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, pada Kamis (29/1/2026) lalu.
Jasad MY langsung dibawa ke RSUD Kota Bogor pasca ditemukan di aliran Sungai Cisadane wilayah Putat Nutug Ciseeng, Kabupaten Bogor, pada Minggu (1/2/2026).
“Di internal tidak ada masalah sama sekali. Saya tidak menemukan data sekaliber hanya bercanda, dia diledekin, atau ribut. Itu tidak ada sama sekali,” kata Kartanto kepada TribunnewsBogor.com di RSUD Kota Bogor.
MY sendiri dikenal sebagai sosok anak yang bergaul.
Bahkan, sebelum kejadian ia diberi sepatu oleh kakak kelasnya.
Baca juga: Pelajar SMK yang Hanyut di Sungai Cisadane Bogor Ditemukan Tewas Mengambang di Aliran Ciseeng
Sebelum kejadian sendiri diketahui MY sedang nongkrong di rumah temannya usai pulang sekolah.
“Sepulang itu karena anaknya pakai sandal dikasih sepatu sama temannya. Itu bukan teman kelasnya. Itu kakak kelasnya. Dikasihlah dia sepatu. Itu bentuk menurut saya tidak langsung penegasan bahwa anak ini tidak ada masalah sama sekali. Kami pastikan itu,” ujarnya.
Pihak sekolah pun memastikan jika MY merupakan korban bully sudah dipastikan sekolahnya tidak benar.
Pihak sekolah mengaku terkejut usai MY dilaporkan hilang di Sungai Cisadane Bogor.
Sampai ditemukan, pihak sekolah terus berkoordinasi dengan pihak panti asuhan tempat tinggal MY, polisi, sampai dengan Tim SAR gabungan.
Bahkan, sekolah juga meminta keterangan-keterangan dari teman sebangku MY, sampai tempat tongkrongannya.
Hasilnya, dari keterangan yang didapatkan, pihak sekolah memastikan bahwa tidak kasus bullying yang diterima oleh MY sehingga ia nekad loncat dari atas jembatan.
Kata Kartanto, selama ini MY merupakan pelajar kelas X yang rajin bersekolah.
Baca juga: Kok Hidup Gini Amat Ya’ Curhat Pelajar SMKN 1 Ciomas Bogor Sebelum Hanyut di Sungai Cisadane
| 'Kok Hidup Gini Amat Ya’ Curhat Pelajar SMKN 1 Ciomas Bogor Sebelum Hanyut di Sungai Cisadane |
|
|---|
| Pelajar SMKN 1 Ciomas Bogor Meninggal Usai Hanyut di Cisadane, Pihak Panti Ungkap Kondisi Terakhir |
|
|---|
| Jenazah Pelajar SMK Ciomas Bogor Langsung Dibawa ke Cicurug Sukabumi, Dikenal Sosok Anak yang Baik |
|
|---|
| Pelajar SMK yang Hanyut di Sungai Cisadane Bogor Ditemukan Tewas Mengambang di Aliran Ciseeng |
|
|---|
| BREAKING NEWS - Pelajar SMK Ciomas Bogor yang Hanyut di Sungai Cisadane Ditemukan, Begini Kondisinya |
|
|---|