Progres PSEL di TPAS Galuga Bogor, Wali Kota Dedie Rachim Sebut Sedang Menunggu Hasil Tender
PSEL ini sendiri nantinya bisa digunakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) serta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, kini terus berproses.
PSEL ini sendiri nantinya bisa digunakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) serta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
PSEL sendiri dibangun di areal lahan milik Pemkot Bogor.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, saat ini proses tender sudah mulai dilakukan.
“PSEL Galuga ini kami sedang menunggu hasil tender yang dilaksanakan oleh Danantara bersama kementerian dan Menko Pangan dan juga Kementrian SDM,” kata Dedie Rachim usai bebersih bersama Menteri Lingkungan Hidup pada kemarin, Senin (16/2/2026).
Dedie Rachim berharap, pemenang tender segera bisa ditentukan dalam waktu yang tidak lama.
“dan kita mulai ground breaking dan seterusnya kita akan bangun sebagai sebuah langkah untuk tadi menyelesaikan sampah dari hulu ke hilir,” ucapnya.
Sementara itu, untuk diketahui, Kota Bogor menjadi satu dari 10 wilayah di Indonesia sebagai lokasi prioritas percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Penetapan 10 wilayah ini telah melalui penilaian dan verifikasi ketat oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)
Pemkot bakal bekerjasama dengan Pemkab Bogor terkait PSEL ini.
Pemanfaatannya nanti dilakukan bersama Kabupaten membangun instalasi PSEL.
Meski begitu, listrik yang akan dihasilkan oleh PSEL ini belum bisa memenuhi kebutuhan listrik se- Bogor.
Listrik yang dihasilkan dari pengolahan sampah ini hanya 35 mega watt (MW).
PSEL ini diharapkan mampu menjadi jawaban dari permasalahan sampah.
“Intinya ini bisa menjadi jawaban dari permasalahan sampah lama dan timbulan sampah baru serta dapat mencegah kerusakan lingkungan yg lebih parah kedepan,” tandasnya.
| Penampakan Angkot Kabupaten yang Kerap Lewati Kota Bogor, Kondisinya Berkarat dan Banyak Tambalan |
|
|---|
| Harap GOR Pajajaran Jadi Magnet Baru di Kota Bogor, Dedie Rachim Minta Kuliner dan Parkir Ditata |
|
|---|
| Lelang Tahap 2 untuk Persolek GOR Pajajaran Kota Bogor Segera Dilakukan, Nilainya Rp51 Miliar |
|
|---|
| Pemkot Bogor Terus Ngotot Ajukan Morotarium Angkot Kabupaten, Dedie Rachim Tegas: Jangan Nambah Lagi |
|
|---|
| Respon Dedie Rachim 14 SK ASN Satpol PP Kota Bogor Digadai ke Bank, Siapkan Sanksi untuk Kasubag |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Lokasi-TPAS-Galuga-yang-direncanakan-dijadikan-sebagai-PSEL.jpg)