Melihat Patung Buddha Tidur di Vihara Buddha Dharma dan 8 Pho Sat Tajurhalang Bogor, Ini Sejarahnya
Vihara Buddha Dharma dan 8 Pho Sat yang berada di Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor menjadi tempat peribadatan bagi umat Buddha
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
Ringkasan Berita:
- Vihara tersembunyi di Tajurhalang punya patung Buddha tidur raksasa yang jadi salah satu terbesar di Indonesia
- Di dalamnya ada 3.000 patung kecil + 21 altar, suasananya hening banget seperti tempat meditasi
- Dibangun dari dorongan spiritual pendirinya — kini jadi destinasi wisata religi yang jarang orang tahu
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TAJURHALANG - Vihara Buddha Dharma dan 8 Pho Sat yang berada di Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor menjadi tempat peribadatan bagi umat Buddha.
Letaknya cukup tersembunyi namun aksesnya sangat mudah untuk dituju menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, maupun bus.
Gerbang masuk vihara tersebut sangat megah bergaya arsitektur khas Cina dengan dominasi warna merah.
Pada pintu masuknya terdapat stupa berukuran besar dan di dapamnya terdapat relief berwarma emas dengan latar dinding berwarna hitam.
Lokasinya yang jauh dari hingar bingar serta bisingnya suara knalpot kendaraan dan aktivitas lainnya membuat suasana tenang sangat terasa ketika tiba di tempat tersebut.
Selain memiliki 21 altar, vihara tersebut memiliki patung berukuran kecil yang jumlahnya mencapai 3.000 patung.
Patung-patung itu merupakan bentuk apresiasi bagu para donatur yang telah memberikan support terhadap vihara tersebut.
Di tempat tersebut juga terdapat patung Buddha berukuran besar dengan panjang sekitar 18 meter dan tinggi kurang lebih 5 meter.
Patung Buddha yang menjadi ikon itu dibuat dalam posisi tidur sehingga sering disebut patung Buddha tidur atau sleeping Buddha.
Dengan ukurannya yang besar, patung sleeping Buddha tersebut menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia.
Vihara ini dibangun secara bertahap oleh Andy Suwanto Dhanu Jaya di atas lahan seluas kurang lebih 7.000 meter persegi.
Pada awalnya Andy Suwanto Dhanu Jaya mendirikan Vihara 8 Pho Sat sekitar tahun 2006, kemudian mengembangkannya dengan membangun sleeping Buddha di tahun 2010.
Setelah pembangunan patung Buddha tidur tersebut rampung, kemudian diresmikan oleh Dirjen Binmas Agama Buddha Departemen Agama RI, Joko Wuryanto.
| Bersurat ke PT KAI, Pemkab Bogor Siap Biayai Pembangungan Palang Perlintasan Kereta Sebidang |
|
|---|
| Sopir Taksi Green SM Ditemukan Tewas di Cileungsi Bogor, Bibir dan Hidung Mengeluarkan Darah |
|
|---|
| Sederhana Namun Meriah, Ini Rangkaian Peringatan HJB ke-544 di Kabupaten Bogor |
|
|---|
| Hulu Cileungsi dan Cikeas Bogor Sempat Diguyur Hujan, Begini Kondisi TMA Malam Ini |
|
|---|
| Lokasi Tawuran & Penyiraman Air Keras Pelajar Masuk Wilayah Tangsel, Polres Bogor Limpahkan Perkara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Patung-viharra-di-hari-raya-imlek-17-februari-2026.jpg)