ASN Aniaya ART

Cara Sadis ASN BPK Siksa ART di Bogor, Pukul Pakai Centong, Cubitannya Bikin Perut Korban Penuh Luka

Cara Sadis ASN BPK Siksa ART di Bogor, Tubuh Korban Penuh Luka, Dipukul Pakai Centong karena Kompor

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Instagram/Instagram Manang
ASN BPK SIKSA ART - Olfit ASN BPK RI yang siksa ART (KIRI). Kondisi tubuh korban (KANAN). Cara Sadis ASN BPK RI Siksa ART di Bogor 

Ringkasan Berita:
  • Seorang ASN di Badan Pemeriksa Keuangan diduga menganiaya ART bernama Fitri di Gunungputri.
  • Korban mengalami banyak luka karena dipukul, ditendang, dan dicubit.
  • Kasus ini sudah dilaporkan ke polisi dan pelaku telah menjadi tersangka.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Olfit Ariani Purba melakukan penyiksaan terhadap Fitri, asisten rumah tangga (ART) dengan cara sadis. Perut korban sampai penuh dengan luka cubitan.

Bahkan dari ujung kuku sampai kepala mengalami luka memar akibat dipukul.

Olfit Ariani Purba merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ia tinggal di Perumahan Villa Nusa Indah, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Olfit menyiksa Fitri pada Kamis (22/1/2026).

Fitri sudah membuat laporan pada Jumat (23/1/2026), namun polisi baru menetapkan Olfit sebagai tersangka pada Kamis (19/2/2026).

Kasatres PPA dan PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri mengatakan Fitri disiksa karena mematikan kompor ketika Olfit sedang memasak.

"Jadi pelaku ini sedang memasak di dapur lalu tidak sengaja kompornya dimatikan oleh korban dan mengakibatkan pelaku marah sehingga melakukan kekerasan terhadap korban. Itu berdasarkan keterangan korban," katanya.

Olfit kemudian melakukan tindak kekerasan terhadap Fitri dengan cara mencubit, memukul, sampai menendang.

Akibatnya korban mengalami luka di bagian kuping, kepala, perut, sampai punggung.

Menurut Silfi, korban sudah menjalani visum di RSUD Cibinong.

Baca juga: Deret Fakta Kasus ART di Gunungputri Bogor Dianiaya ASN BPK, Alasan Korban Disiksa Ternyata Sepele

"Kalau untuk luka yang kemarin sudah divisum itu ada di bagian kepala, ada di bagian telinga, tangan dan juga punggung korban," katanya.

Kombes Manang Soebeti mengungkap kondisi luka yang dialami korban.

Tampak di foto, korban mengalami luka parah di punggung, perut, kepala, dan tangan.

"Kuping kanan dan kiri bangkak parah ditonjok pake tangan. Entah tenaaga cewe apa dia bisa sampe separah ini nonjok anak orang," tulis dalam keterangan foto.

Baca juga: Kekayaan ASN BPK yang Siksa ART di Bogor, Cuma Punya 1 Mobil Motor, Satu Bulan Baru Jadi Tersangka

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved