ASN Aniaya ART

Respon Ibu ASN BPK di Bogor yang Aniaya ART, Pasang Badan Dilabrak Keluarga Korban, Olfit Sembunyi

Olfit Ariani Purba (37) rupanya tak berani keluar rumah saat didatangi oleh sepuluh orang dari marga Hutagalung.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
kolase Instagram
ASN BPK ANIAYA ART - Olfit Ariani Purba (37) rupanya tak berani keluar rumah saat didatangi oleh sepuluh orang dari marga Hutagalung. 

Ringkasan Berita:
  • Tersangka ASN BPK Olfit Ariani Purba tak keluar rumah saat didatangi rombongan marga korban, hanya ibunya yang menemui dari balik pagar
  • Keluarga korban menegaskan tak ada kata damai, proses hukum harus tetap berjalan
  • Korban mengaku mengalami pemukulan dan cubitan berulang, hingga akhirnya kabur setelah matanya memar dan telinga disakiti

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Olfit Ariani Purba (37) rupanya tak berani keluar rumah saat didatangi oleh sepuluh orang dari marga Hutagalung.

Ia malah meminta ibunya yang sudah tua untuk menemui para pria berbadan besar itu.

Tak mempersilakan masuk ke dalam, wanita itu itu hanya menyambut dari dalam pagar.

Olfit merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menganiaya asisten rumah tangga (ART) berinisial F (22).

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Olfit tampaknya masih belum ditahan oleh Polres Bogor.

Hal itu membuat Youtuber Laurend Hutagalung kesal dan mendatangi rumah ASN BPK RI itu.

Dirinya mengawal kasus penganiayaan itu karena satu marga dengan korban.

Laurend pun bersama beberapa orang lainnya mendatangi rumah Olfit di Perumahan Villa Nusa Indah 3, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Rupanya saat mendatangi rumah itu, tersangka Olfit tidak keluar rumah.

Hanya ibunya yang sudah tua yang menghampiri Laurend dan rekan-rekannya.

Dari balik pagar, Laurend pun mempertanyakan perbuatan Olfit pada ibunya.

"Kenapa harus gitu? kami perkumpulan di Hutagalung, kami tersebar di seluruh Jabodetabek," kata Laurend.

Kemudian wanita itu pun menjawab dengan Bahasa Batak namun tidak terdengar jelas.

Laurend pun menegaskan kalau korban memiliki keluarga meski sudah tidak punya orangtua.

"Mendidih darahku ini, perilaku si Boru Purba seakan-akan kayak nggak ada keluarganya karena anak yatim piatu kan," ucap dia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved