Melihat Immerzoa di Museum Zoologi Bogor, Pengunjung Bisa Melihat Hutan Langsung Lewat Digital
Di Immerzoa, pengunjung bisa melihat ‘hutan’ secara langsung dalam bentuk digital melalui kualitas estetika tinggi.
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Tsaniyah Faidah
Ringkasan Berita:
- Lewat Immerzoa, pengunjung bisa merasakan pengalaman masuk ke dalam dunia hutan digital secara nyata dan interaktif.
- Tersedia pertunjukan visual selama 20 menit yang menceritakan kekayaan satwa Indonesia hingga isu lingkungan terkini.
- Selain untuk belajar, ruangan ini didesain cantik sehingga cocok untuk dijadikan tempat berfoto dan konten media sosial.
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Museum Zoologicum Bogoriense atau Museum Zoologi Kebun Raya Bogor (KRB) terus berinovasi dengan ‘Immerzoa’.
Pengunjung bisa melihat ‘hutan’ secara langsung dalam bentuk digital.
Di bawah pengelolaan PT Mitra Natura Raya bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional BRIN) dan didukung oleh ruang yang memanfaatkan teknologi imersif untuk menciptakan pengalaman interaktif bagi pengunjung.
Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat, namun ‘masuk’ dan merasakan melalui kualitas estetika tinggi yang selaras dengan gaya hidup digital yang serba cepat.
“Transformasi ini mengubah museum dari sekadar ruang penyimpanan spesimen menjadi ruang immersive & interaktif yang edukatif bagi pengunjung museum,” kata Managing Director PT MNR Marga Anggrianto.
Marga menjelaskan Immerzoa, merupakan ruang imersif yang menambah pengalaman menjelajahi Museum Zoologi menjadi lebih menarik.
Selain melihat koleksi satwa langka, pengunjung juga dapat menikmati cerita serta fakta-fakta unik yang dikemas menggunakan teknologi digital interaktif tercanggih.
“Immerzoa memadukan teknologi visual dengan seni naratif. Melalui Immerzoa, edukasi kekayaan hayati nusantara tidak lagi sekadar artefak diam, melainkan pengalaman emosional yang hidup kembali di hadapan mata pengunjung,” jelasnya.
Manager Event Dept Rizki Ramadhan mengatakan, Immerzoa menampilkan beberapa pemutaran visual dengan bagian konten berulang (loop section) sebagai daya tarik utama.
Satu sesi pertunjukan berlangsung selama 20 menit.
“Bersama Immerzoa tidak hanya berhenti sebagai ruang visual, namun berevolusi menjadi sebuah ekosistem naratif yang melampaui batas statis Ke depan, kolaborasi ini akan dikembangkan menjadi sebuah cerita baru tentang ekosistem hewan di dunia,” kata Rizki.
Pada saat grand opening, lanjut Rizki, pengalaman Immerzoa akan membawa pengunjung melalui tiga babak emosional, yaitu menyadari luasnya bumi sebagai rumah bersama, menyelami kekayaan fauna Indonesia yang terbentang dari garis Wallace hingga Weber dan dihadapkan pada realitas krisis ekologi dan ancaman hilangnya habitat satwa.
Kisah ini dirancang khusus untuk mendorong audiens menjadi bagian dari solusi, menumbuhkan kesadaran untuk peduli sebelum keindahan alam ini sirna.
Melalui perpaduan seni naratif, teknologi visual, dan edukasi lingkungan, visual yang memukau ini tidak hanya menawarkan pengalaman sinematik tetapi juga dirancang sebagai spot estetik yang shareable untuk User Generated Content (UGC) di media sosial.
| Bakal Salat Idul Adha di Masjid Al Muttaqin Bogor, Dedie Rachim Ingatkan Warga Soal Bungkus Daging |
|
|---|
| Kebun Raya Bogor Gelar Salat Idul Adha Besok di Taman Reindwart, Terbuka Untuk Umum |
|
|---|
| Bukan Kebun Raya Bogor, Salat Idul Adha Tingkat Kota Bogor Digelar di Masjid Al Mutaqin Pandu Raya |
|
|---|
| Ulang Tahun ke-209 Kebun Raya Bogor Resmikan Taman Arraceae, Pengunjung Bisa Lihat Koleksi Talas |
|
|---|
| Wajah Baru Museum Zoologi Bogor, Dedie Rachim Ajak Warga Isi Libur Panjang dengan Wisata Edukasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/immerzoa-museum-zoologi.jpg)