Polemik Izin SMK IDN
Cerita Siswa SMK IDN Bogor, Anak Mau Daftar SNBP, Akses Dapodik Malah Ditutup Imbas Polemik
Para siswa SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Bogor rupanya sudah sempat mengalami dampak imbas polemik penutupan sekolah.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Para siswa SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Bogor rupanya sudah sempat mengalami dampak imbas polemik penutupan sekolah oleh Pemprov Jabar yang belakangan disorot.
Hal ini terjadi sebelum orang tua siswa mengetahui soal Surat Keputusan (SK) Gubernur Jabar yang mencabut izin operasional SMK IDN Bogor telah terbit.
Tepatnya pada 5 Februari 2026 saat siswa Kelas XII SMK IDN Bogor hendak mengikuti Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) dengan mendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Ketua Komite SMK IDN Boarding School Bogor, Eko Aprianto menjelaskan, saat itu Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jabar Wilayah I melakukan sosialisasi kepada komite dan perwakilan wali siswa.
Yaitu dengan tajuk sosialisasi opsi penyelamatan siswa kelas XII jika kepgub pembatalan izin IDN diterbitkan.
"Di hari itu IDN dan Komite baru tahu bahwa Dapodik (data pokok pendidikan) IDN sudah ditutup aksesnya sejak 28 November 2025. Senyap, tanpa surat atau pemberitahuan," kata Eko dalam keterangan tertulis yang diterima TribunnewsBogor.com, Kamis (12/3/2026).
"Padahal siswa kelas XII harus segera apload data pendaftaran SNBP yang waktu ditutupnya tinggal tujuh hari lagi dan mengharuskan terbukanya akses Dapodik," imbuhnya.
Komite pun menanyakan hal ini ke pihak KCD Pendidikan Wilayah I.
Baca juga: Kronologi Polemik Penutupan SMK IDN Bogor Menurut Komite Sekolah, Berawal Kasus Tahun 2025
"Ketika ditanya alasan penutupan, KCD menyebutkan karena alasan adanya pendidikan jarak jauh yang dilakukan IDN cabang Pamijahan dan Sentul menginduk ke pusat Jonggol," kata Eko.
Kata Eko, orang tua siswa dan komite tidak terima karena sejak arahan dari KCD sebelumnya, semua siswa dari semua cabang sudah direlokasi ke pusat di Jonggol.
Orang tua dan Komite pun menuntut KCD untuk membuka kembali akses Dapodik agar siswa kelas XII tidak terkendala pendaftaran SNBP.
"Hari itu juga dikonfirmasikan bahwa 99,9 persen wali siswa ingin IDN tetap ada, karena IDN sangat bermanfaat bagi pendidikan anak- anak," ungkapnya.
Sampai akhirnya akses Dapodik yang ditutup itu dibuka kembali dan siswa kelas XII bisa mendaftar SNBP.
Sebelum temuan akses Dapodik ditutup itu, kata Eko, pihak Komite sudah mendapat kabar munculnya draft keputusan gubernur tentang pencabutan izin SMK IDN Bogor.
Pada 12 Januari 2026, Komite sempat menghadap ke Disdik Jabar di Bandung untuk meminta bantuan penyelamatan siswa SMK IDN Bogor.
| Postingan Disdik Jabar Soal SMK IDN Bogor Diserbu Para Orang Tua Siswa, Disebut Ada yang Janggal |
|
|---|
| Komite SMK IDN Bogor Akui Sudah Bersurat Minta Audiensi, KDM Cuek, Kini Ngadu KPAI |
|
|---|
| Izin SMK IDN Bogor Dicabut Jelang Kelulusan, Orang Tua Siswa Khawatir Pendidikan Anak Terganggu |
|
|---|
| Reaksi Disdik Jabar Usai SK Gubernur Soal SMK IDN Bogor Jadi Polemik, Orang Tua Siswa Kekeh |
|
|---|
| Curhat Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor, Anak Segera Lulus Malah Jadi 'Korban' SK Gubernur Jabar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/idn-sisewaa.jpg)