Nasib Sopir Angkot di Puncak Bogor Jika Nekat Beroperasi di Libur Lebaran 2026, Siap-siap Ditilang

Dishub berharap agar para sopir dan pemilik angkot di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, yang menerima kompensasi libur Lebaran 2026 patuhi aturan.

Tayang:
Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
(Ilustrasi) OPERASIONAL ANGKOT LEBARAN - Angkot di jalur Puncak Bogor dilarang beroperasi sementara saat libur lebaran 2026, Jumat (24/4/2024). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor berharap agar para sopir dan pemilik angkot di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, yang menerima kompensasi libur Lebaran 2026 untuk mematuhi aturan tidak beroperasi sementara.

Apabila nantinya ditemukan angkot yang masih bandel beroperasi, pihaknya bersama kepolisian akan menindak dengan tilang.

"Pertama, imbauan, kalau masih operasi, kami akan tindak tilang dengan kepolisian," kata Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor Dadang Kosasih di Polres Bogor, Minggu (15/3/2026).

5 Hari, 3 Trayek

Ada lima hari yang telah ditentukan tidak boleh beroperasi, yaitu pada 22, 23, 24, 27, dan 28 Maret 2026.

Aturan itu berlaku untuk tiga trayek Sukasari-Cisarua, Sukasari-Cibedug, dan Ciawi-Pasir Muncang.

"Tanggal itu murni clear enggak ada kendaraan yang beroperasi untuk angkot untuk tiga jurusan," ucapnya.

Di samping itu, pihak Dishub Kabupaten Bogor dalam rangka libur Lebaran 2026 sudah menyiapkan personel hingga sarana prasarana jalan yang akan dilintasi oleh para pemudik atau wisatawan.

Tidak hanya di kawasan Puncak, tetapi di beberapa titik lainnya se-Kabupaten Bogor.

"Kami H-3 (Lebaran) sudah pastikan benar-benar untuk masalah PJU, anggota semua siap," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan kompensasi secara simbolis kepada sopir dan pemilik angkot yang beroperasi di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Uang tersebut diberikan sebagai pengganti karena diliburkan sementara pada libur Lebaran 2026.

"Di sini hampir 2.000 orang, terdiri dari 700 armada. Biar enggak macet kalau liburan Hari Raya Idul Fitri biar enggak jadi horor terus kalau Puncak sebelum nanti Puncak 2 dibangun," ucap Dedi kepada wartawan di Polres Bogor, Minggu (15/3/2026).

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved