Sejak Pagi Hari, Jalur Puncak Bogor Diterapkan One Way Satu Arah ke Atas

Kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/3/2026), untuk mengantisipasi lonjakan.

Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
LALU LINTAS PUNCAK - Ilustrasi. Kepadatan arus lalu lintas di jalur Puncak Bogor mengakibatkan antrean kendaraan saat musim liburan, Minggu (16/3/2026). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/3/2026), untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan akibat pertemuan arus balik Lebaran dan arus wisata.

“Rencananya Sabtu pagi hari arus akan dinaikkan ke arah Puncak. Kemudian siangnya, arus diperkirakan mulai terserap hingga wilayah Megamendung,” kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto di Pospol Hoegeng, Gadog, Jumat malam.

Ardian menjelaskan, rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan pola utama berupa sistem satu arah (one way).

Setelah arus menuju Puncak berkurang, lalu lintas akan dinormalisasi sementara untuk memberikan kesempatan kendaraan dari arah sebaliknya melintas.

Namun, kondisi normal tersebut diperkirakan tidak berlangsung lama karena penerapan one way turun akan kembali diberlakukan sesuai situasi di lapangan.

Polisi memprediksi peningkatan volume kendaraan akan kembali terjadi pada sore hingga malam hari.

“Sekitar pukul 18.00 sampai 19.00 WIB, arus diperkirakan kembali meningkat, baik kendaraan yang naik maupun yang turun,” ujar Ardian.

Kepadatan juga diperkirakan terjadi pada malam hari seiring meningkatnya kendaraan yang kembali dari kawasan Puncak.

Ratusan Personel Disiagakan

Untuk mendukung pengaturan lalu lintas, kepolisian menyiagakan ratusan personel sejak pagi hari.

“Apel kesiapan dilaksanakan pukul 06.00 WIB agar seluruh personel siap mengantisipasi lonjakan arus sejak dini,” kata dia.

Polisi mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi kepadatan di sejumlah titik rawan di kawasan Puncak.

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved