Dalami Dugaan Investasi Sembako Bodong di Tenjo Bogor, Polisi Buka Posko Pengaduan

Posko pengaduan tersebut didirikan di Mapolsek Tenjo untuk melayani masyarakat yang merasa dirugikan.

Tayang:
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Ardhi Sanjaya
Ist/Dok Polsek Tenjo
Polsek Tenjo buka posko pengaduan bagi korban investasi sembako bodong di wilayah Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor 

Ringkasan Berita:
  • Polsek Tenjo membuka posko pengaduan untuk korban dugaan penipuan investasi sembako bodong.
  • Sudah ada beberapa korban melapor, dengan total kerugian diperkirakan sekitar Rp1,1 miliar dari puluhan orang.
  • Kasus ini sedang ditangani polisi, dan masyarakat diminta segera melapor jika merasa menjadi korban.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TENJO - Polsek Tenjo membuka posko pengaduan buntut adanya dugaan penipuan di wilayah Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

Posko pengaduan tersebut didirikan di Mapolsek Tenjo untuk melayani masyarakat yang merasa dirugikan.

Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila merasa jadi korban atas dugaan investasi sembako bodong tersebut.

Kapolsek Tenjo, Iptu Hendrik Hartono mengatakan, pembukaan posko pengaduan ini merupakan upaya untuk mendalami persoalan yang terjadi.

"Betul kami buka pelayanan posko pengaduan. Pelayanan tersebut atas petunjuk dan arahan pak Kapolres Bogor,"  ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Selama posko tersebut didirikan, ia menyebut sudah terdapat tiga orang yang mengadu menjadi korban dugaan penipuan.

Ia pun mendorong para korban lainnya untuk segera melapor agar perkara tersebut dapat diproses dengan optimal.

"Masyarakt yang menjadi korban kami persilahkan untuk datang ke polsek nanti kami tampung aduannya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga menggeruduk rumah yang berada di wilayah Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor terkait dugaan penipuan.

Nampak sejumlah warga yang terdiri dari pria maupun wanita mendatangi rumah yang menjadi tempat tinggal terduga pelaku.

Dalam video yang beredar, terlihat anggota kepolisian berusaha menengahi situasi yang memanas tersebut.

Kapolsek Tenjo, Iptu Hendrik Hartono membenarkan adanya kejadian tersebut di wilayah hukumnya.

Ia mengatakan, warga tersebut diduga menjadi korban investasi sembako bodong yang berupaya mempertanyakan kejelasan.

"Warga geruduk rumah orang, ketika saya cek ke lokasi ternyata itu warga yang diduga menjadi korban investasi sembako minyak goreng dan gula pasir," ujarnya kepada wartawan, Senin (30/3/2026).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved