Pelari Tertipu Event Bodong

Dicatut Penipuan oleh Sunda Land Run, Pusdikzi Bogor: Kami Juga Korban

Pusdikzi buka suara soal belasan pelari atau runners yang mengikuti event Sunda Land Run yang datang pada Jumat (3/4/2026) pagi

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
PENIPUAN LARI - Pusdikzi buka suara soal belasan pelari atau runners yang mengikuti event Sunda Land Run yang datang pada Jumat (3/4/2026) pagi. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pusdikzi buka suara soal belasan pelari atau runners yang mengikuti event Sunda Land Run yang datang pada Jumat (3/4/2026) pagi.

Pasi Intel Pusdikzi Kapten Czi Hendro mengatakan, Pusdikzi tidak mengetahui sama sekali event yang digelar ini.

Pusdikzi mengetahui event ini awalnya melalui media sosial (medsos).

“Di media sosial (medsos) itu ternyata sudah banyak komentar-komentar, "Ini jadi nggak nih acara ini? Kok adminnya setiap ditanya nggak pernah merespons, nggak merespons terus,” kata Kapten Czi Hendro kepada TribunnewsBogor.com di Pusdikzi.

Pusdikzi merasa bahwa pihaknya menjadi korban sebab dicatut tanpa izin oleh panitia dalam ajang ini.

Pusdikzi dijadikan tempat pengambilan race pack atau peralatan lari serta titik start lari.

Pusdikzi akhirnya menghubungi pihak komunitas lari yang pernah mengadakan event di Pusdikzi.

“Akhirnya saya komunikasi dengan dari pihak yang saya kenal, yang punya komunitas lari yang saya kenal kan Mas Irfan. Mas Irfan itu, "Mas, ini gimana?" "Iya Pak, nanti saya datang ke kantor." Begitu datang ke kantor menjelaskan bahwa benar-benar memang ini anak ini baru ketahuan itu memang penipuan. Jadi kami juga korban, nama kami dicatut,” ujarnya.

Baca juga: Cerita Runners Asal Bekasi yang Jadi Korban Tipu Sunda Land Run, Sudah Booking Hotel di Kota Bogor

Selain Pusdikzi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor dicatut juga oleh panitia lari.

Disparbud dicatut agar menarik minat runners agar mengikuti event ini.

“Nah, yang lebih korban lagi kalau menurut saya, Kota Bogor, pastinya dalam hal ini pastinya namanya jelek. Nanti kalau ada kegiatan lagi pastinya (peminat) tidak akan, peminat pastinya mikir-mikir kan,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Belasan pelari atau runners dari berbagai komunitas tiba-tiba mendatangi kantor Pusdikzi Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (3/4/2026) pagi.

Mereka semua diduga menjadi korban penipuan event lari ‘Sunda land Run’.

Sunda Land Run sendiri mencatut nama Pusdikzi sebagai tempat start lari serta pengambilan race pack atau perlengkapan lari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved