Ustadz di Megamendung Bogor Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Korban Lapor Polisi

Korban dugaan pelecehan seksual oleh ustadz di wilayah Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor telah melapor ke polisi.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
DUGAAN PELECEHAN SEKSUAL - Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak-Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polres Bogor tangani dugaan pelecehan seksual di wilayah Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Kamis (19/2/2026). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Korban dugaan pelecehan seksual oleh ustadz di wilayah Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor telah melapor ke polisi.

Hal itu diungkap Kasatres Perlindungan Perempuan dan Anak-Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri.

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dugaan kekerasan seksual tersebut pada Jumat (17/4/2026).

"Sudah tadi sore orang tua salah satu korban membuat laporan ke polres," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Jumat (17/4/2026).

Dalam dugaan tindak pidana ini, jumlah korban disebutkan cukup banyak yang kabarnya berjumlah tujuh orang.

Namun pelaporan hanya dilakukan oleh satu orang, sedangkan sisanya menjadi saksi guna kepentingan penyelidikan.

"Satu mewakili semua, nanti korban yang lain kita jadikan saksi di LP tersebut," katanya.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor dihebohkan oleh dugaan pelecehan seksual.

Terduga pelaku yang disebut merupakan seorang ustadz ini diduga melakukan pelecehan terhadap muridnya.

Dari informasi yang beredar, korban tokoh agama tersebut berjumlah tujuh orang yang membuat masyarakat resah.

Dalam video yang beredar, terlihat kerumunan warga menggeruduk tempat tinggal terduga pelaku.

Namun dalam peristiwa itu ketika warga mengepung kediamannya, terduga pelaku sedang tidak berada di rumah.

Kapolsek Megamendung, AKP Desi Triana membenarkan adanya kejadian tersebut di wilayah hukumnya.

Ia pun mengaku turun langsung melakukan pengamanan di lokasi kejadian untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved