Mobil Mendadak Mogok di Tengah Perlintasan Rel Sering Terjadi Bogor, Warga Jadi Penyelemat
Setelah tabrakan terjadi, sejumlah KRL lain ikut terdampak hingga diberhentikan, namun pada akhirnya malah terjadi tabrakan antar kereta api
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Ringkasan Berita:
- Mobil mogok di perlintasan rel berbahaya dan bisa picu kecelakaan, seperti yang terjadi di Bekasi Timur.
- Kejadian serupa juga sering terjadi di Kebon Pedes, namun biasanya berhasil diatasi karena warga membantu mendorong kendaraan.
- Penyebabnya beragam, mulai dari kesalahan pengemudi, mesin mati mendadak, hingga kondisi jalan, sehingga Pemkot Bogor berencana membangun underpass untuk mengurangi risiko.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Mobil mendadak mogok di tengah perlintasan kereta api merupakan hal yang cukup menakutkan karena bisa menimbulkan dampak serius.
Apalagi setelah melihat kejadian kecelakaan kereta api di Bekasi Timur yang menyebabkan 16 orang tewas, yang mana pada awalnya ada kejadian mobil mogok di tengah perlintasan rel.
Diketahui, dalam kejadian di Bekasi Timur, mobil mogok di tengah perlintasan rel itu tertabrak KRL.
Setelah tabrakan terjadi, sejumlah KRL lain ikut terdampak hingga diberhentikan, namun pada akhirnya malah terjadi tabrakan antar kereta api hingga timbulkan korban penumpang kereta.
Peristiwa mobil mendadak mogok di tengah perlintasan rel kereta api juga sudah sering terjadi di Bogor.
Salah satunya di perlintasan kereta api sebidang di kawasan Kebon Pedes, Kota Bogor.
Untungnya di kawasan ini kebanyakan berhasil diatasi karena ada warga ramai-ramai kerap membantu mendorong.
Meski demikian, beberapa kejadian yang berakhir mobil tertabrak KRL juga pernah terjadi.
Salah satu warga sekitar yang menjadi relawan penjaga palang perlintasan kereta api Kebon Pedes, Tatang (60), mengakui hal ini.
"Sering juga di sini (mobil mendadak mogok di tengah perlintasan rel)," kata Tatang kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (29/4/2026).
"Ada nyampe udah puluhan kali, cuman kadang-kadang itu juga. Dalam setahun ada lah satu atau dua kali peristiwa kayak gitu," imbuh Tatang.
Namun, kata dia, rata-rata kejadian mobil mogok di perlintasan rel Kebon Pedes ini berhasil diatasi.
"Cuman itu bisa diatasi sama warga di sini," kata Tatang.
"Kalau di sini warganya ikut dorong, kalau misalnya ada yang mogok, jadi sama-sama gotong royong lah. Insya Allah kalau di sini aman," sambung dia.
Meski begitu, dia tetap mengakui bahwa memang kejadian mobil yang melintas terserempat KRL juga pernah terjadi.
| Bersurat ke PT KAI, Pemkab Bogor Siap Biayai Pembangungan Palang Perlintasan Kereta Sebidang |
|
|---|
| Sopir Taksi Hijau dan Masinis Akan Diperiksa, Polisi Dalami Unsur Kelalaian dalam Kecelakaan Kereta |
|
|---|
| Update Jumlah Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi : 46 Orang Masih Dirawat, 16 Meninggal Dunia |
|
|---|
| Sisi Lain Alun-alun Kota Bogor, Dahulu Lokasi Makam Pahlawan Tak Dikenal dan Persemayaman Margonda |
|
|---|
| Sosok Ibu Pemilik Cooler Bag ASI dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi, Foto Suami Peluk Tas Istri Pilu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Penampakan-perlintasan-kereta-api-di-wilayah-Kebon-Pedes-Kecamatan-Tanah-Sareal-Kot.jpg)