Meski Terjebak One Way Selama 3 Jam, Wisatawan Asal Jakarta Tak Kapok Berlibur ke Puncak Bogor

Sistem satu arah tersebut diberlakukan secara bergantian, pada pagi hari one way diberlakukan ke arah atas atau dari arah Jakarta menuju Puncak.

Tayang:
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
ONE WAY PUNCAK - Wisatawan sedang menunggu penormalan arus lalu lintas di jalur Puncak Bogor saat diberlakukan one way, Jumat (15/5/2026). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Arus lalu lintas di jalur Puncak Bogor diberlakukan one way untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan kendaraan.

Sistem satu arah tersebut diberlakukan secara bergantian, pada pagi hari one way diberlakukan ke arah atas atau dari arah Jakarta menuju Puncak.

Sedangkan pada siang harinya, one way diberlakukan arah sebaliknya yakni dari arah Puncak menuju arah Jakarta.

Dampak dari pemberlakuan one way tersebut, petugas melakukan pemendingan terhadap kendaraan yang akan melintasi jalur wisata Puncak Bogor.

Seperti yang terjadi pada siang hari ini, Jumat (15/5/2026) siang, lalu lintas dari jalur Puncak Bogor diberlakukan one way arah bawah.

Dalam kondisi tersebut, kendaraan yang akan memasuki kawasan Puncak Bogor dari arah Jakarta tidak bisa melintas karena harus menunggu pembukaan.

Dari pantauan TribunnewsBogor.com, antrean kendaraan sudah mengular di kawasan Simpang Gadog menunggu penyekatan dibuka.

Salah satu pengenda yang terjebak one way, Fadil, merupakan wisatawan yang ingin berlibur ke kawasan Puncak Bogor.

Ia bersama istri dan anaknya berencana menginap di kawasan Gunung Mas dalam mengisi waktu libur panjang kenaikan Isa Almasih.

Mereka berangkat dari Jakarta Timur sekitar pukul 11.00 WIB, namun setibanya di Simpang Gadog sedang dilakukan penutupan arus one way.

"Jam 9 kita udah cek masih normal dua arah, abis itu kita jalan, pas udah setelah jumatan langsung muncul (informasi) sistem one way," ujarnya saat dijumpai TribunnewsBogor.com, Jumat (15/5/2026).

Fadil mengaku baru kali ini terjebak one way setelah berkali-kali berlibur ke kawasan Puncak Bogor.

Hingga sore hari ini, sudah kurang lebih tiga jam ia menepikan kendaraannya menunggu penormalan arus.

Karena tidak bisa melintas, ia pun memilih tetap bertahan di dalam mobil bermain bersama sang anak sambil sesekali keluar untuk ibadah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved