Warga Kota Bogor Curhat Laporannya Soal Penganiayaan dan Perusakan Barang Diabaikan Polisi

Warga Kota Bogor, Fadiyah Alkaff (18) mengaku ditolak pihak kepolisian saat hendak melaporkan dugaan penganiayaan dan perusakan barang.

Tayang:
Editor: Vivi Febrianti
Kompas.com
Ilustrasi Polisi (KOMPAS.com/NURWAHIDAH). Warga Kota Bogor, Fadiyah Alkaff (18) mengaku ditolak pihak kepolisian saat hendak melaporkan dugaan penganiayaan dan perusakan barang. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Warga Kota Bogor, Fadiyah Alkaff (18) mengaku ditolak pihak kepolisian saat hendak melaporkan dugaan penganiayaan dan perusakan barang yang dialaminya.

Ia pun memberikan keterangan singkat pada akun TikTok pribadinya yakni @syarifahfadiyahalkaff saat berada di Mabes Polri.

Dugaan pengeroyokan itu terjadi pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB di Baranangsiang, Bogor Timur, Kota Bogor.

Saat itu, ia sedang tidur di kamar dan terbangun karena mendengar keributan di rumahnya dari arah kamar sepupunya, yakni DP.

Lalu ia melihat ibunya terlibat cekcok dengan teman-teman dari sepupunya tersebut.

"Terus saya lihat, mama saya posisinya tuh dibentak-bentak, terus diusir nih sama yang saya kenal namanya O, temen DP itu," kata Fadiyah saat dihubungi Kompas.com, Jumat (15/5/2026).

Ia pun menanyakan alasan mengusir sang ibu.

Bahkan, ia mencium aroma alkohol dan melihat bungkusan minuman keras.

Setelah Fadiyah menegurnya, O tidak terima dan malah mengusir ibu dari anak perempuan itu untuk pergi dari rumah.

"Nah, setelah itu diusir baik-baik, yang si Oyeh ini enggak terima, dia malah bilang ke mama saya, 'Ibu siapa? Ibu keluar saja dari rumah ini, enggak usah ngatur-ngatur kita', katanya O," jelas dia.

Melihat perlakuan tersebut, Fadiyah membangunkan sang ayah untuk melerai cekcok tersebut.

Sang ayah pun sudah memberitahu secara perlahan kepada para pemuda untuk keluar dari rumah karena dilarang merokok dan mabuk-mabukan.

Diduga ada pemukulan

Sang ayah yang sudah memberitahu kepada para pemuda tersebut malah dikeroyok.

Ayah Fariyah didorong oleh DP lalu dikeroyok teman-teman dari sepupunya itu.  

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved